Berita
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK) menargetkan penyelesaian ratifikasi Konvensi Minamata di Indonesia bisa rampung sebelum pelaksanaan Conference of the Parties (COP-1) Minamata Convention yang pertama.
Salah satu solusi penanganan sampah yang tengah berkembang saat ini adalah model bisnis ekonomi melingkar. Sistem ekonomi ramah lingkungan ini juga membantu pemerintah untuk menghemat devisa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca menjelang dan saat Lebaran 2017 akan bervariasi.
Forest Watch Indonesia (FWI) menuntut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil agar menjalankan putusan MA untuk membuka dokumen HGU perkebunan kelapa sawit.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebarkan peta jalur mudik rawan bencana di Jawa, Sumatera dan Bali.
Para ilmuwan di seluruh penjuru dunia terus melakukan berbagai penelitian untuk menjawab tantangan energi.
Operasi Tim Gabungan Unit Pelaksana Teknis KLHK berhasil menangkap dua pelaku orang perdagangan ilegal satwa dilindungi melalui sosial media.
Dalam kajian tahun 2016, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bahwa hingga saat ini masih belum ada desain tata kelola usaha perkebunan dan industri kelapa sawit yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
Penyidik dan Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Balai Penegakan Hukum Wilayah Sumatera KLHK berhasil menggagalkan kegiatan perdagangan ilegal satwa liar dilindungi senilai Rp 2,5 Milyar.
Menurut Dr. Jenna Jambeck, daya beli masyarakat kelas menengah yang banyak mengonsumsi kemasan sachet membuat ditemukannya sampah sachet di wilayah pesisir.
Bila dibandingkan dengan data tahun 1981 hingga tahun 2010 puncak musim kemarau biasanya terjadi mulai Juni, Juli, hingga Agustus, tahun ini puncak musim kemarau mengalami perubahan.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi gempa bumi berkekuatan 6,3 SR dengan epicentrum di Samudera Hindia. Gempa terjadi pada hari ini, Senin, pukul 06.15 WIB.
Sebagian besar permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia memiliki sebab yang terus berulang. Salah satunya kebiasaan masyarakat yang dibiarkan untuk membuka lahan dengan cara membakar.





































