UE dan Indonesia Luncurkan “Pekan Sampah Untuk Energi”

Reading time: 2 menit

Jakarta (Greeners) – Delegasi Uni Eropa (UE) untuk Indonesia, Brunei Darussalam, dan ASEAN, serta Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), meluncurkan Pekan Sampah untuk Energi atau Waste to Energy (WTE) di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Senin (19/05) kemarin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program UE-Indonesia Trade Coorperation Facility (TCF), yang merupakan program berjangka empat setengah tahun (2013-2016) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintah Indonesia dalam menciptakan iklim perdagangan dan investasi yang sehat serta membangun perekonomian yang berkelanjutan.

Energi yang berkelanjutan telah dikembangkan selama setahun terakhir melalui kerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah serta pihak swasta dan organisasi-organisasi di Eropa yang terlibat dalam pengembangan program-program sampah untuk energi.

Dalam siaran pers, Duta Besar Uni Eropa, Olof Skoog menyatakan, “Kami telah bekerjasama dengan Kementrian ESDM sejak 2012 dan saat ini kami senang sekali karena dapat mempertemukan perusahaan –perusahaan Eropa dengan sejumlah pemerintah kota di Indonesia guna mendiskusikan langkah-langkah konkrit WTE mereka ke depan.”

Menurut Team Leader TCF, Gregory Elms, selama ini sudah ada beberapa proyek kerjasama yang dilakukan antara Uni Eropa dengan pemerintah Indonesia, namun belum ada yang menyinggung permasalahan pengelolaan sampah untuk energi. “Saya rasa ini merupakan inisiatif yang pertama yang membahas masalah ini. Acara ini juga merupakan kesempatan yang bagus untuk membahas dua hal sekaligus, waste (sampah) dan energi,” katanya pada Greeners usai acara.

Gregory menyatakan bahwa WTE juga bertujuan untuk mempertemukan para pemangku kebijakan, mulai dari pemerintah Indonesia, investor, hingga ahli teknologi. Meski demikian, “Semuanya dikembalikan lagi pada pemerintah daerah, apakah mereka mau menerima bantuan ini atau tidak,” ujarnya.

Pada hari yang sama, para delegasi UE, perwakilan pejabat ESDM dan pemerintah kota, serta tenaga ahli Energi TCF dan pihak swasta Eropa juga melakukan kunjungan ke Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA) Bantar Gebang. Di TPA tersebut, mereka meninjau fasilitas instalasi WTE yang ada disana sekaligus mendapatkan gambaran tentang bagaimana sampah dikelola di Indonesia.

WTE akan berlangsung pada tanggal 19 hingga 23 Mei, dimana konfrensi WTE akan dilangsungkan di Yogyakarta pada 20-21 Mei. Dalam konfrensi tersebut akan didiskusikan berbagai isu, termasuk peraturan, kebijakan, serta solusi teknologi maupun pembiayaan bagi proyek-proyek WTE.

(G08)

Top
You cannot copy content of this page