Palem Raja, Kelompok Pohon Tropis yang Tumbuh Menjulang

Reading time: 3 menit
Palem Raja. Foto: Shutterstock

Palem Raja adalah julukan bagi sepuluh jenis pohon palem yang tergabung dalam genus Roystonea. Kelompok ini khalayak sebut demikian karena tampilan batangnya yang kokoh dan tinggi, serta dilengkapi dengan daun hijau memanjang.

Secara fisik palem Roystonea memang lebih menonjol daripada jenis palem lainnya. Mereka dapat berkembang sampai 20 – 30 m, dengan karakteristik tegak lurus dan tanpa cabang.

Berkat tampilannya tersebut, banyak masyarakat memanfaatkan flora ini sebagai peneduh jalan. Ia pun sering difungsikan sebagai tanaman hias, baik di taman kota atau pekarangan.

Walau tergolong tanaman tropis, pohon palem raja terbilang sangat adaptif. Ia dapat kita temukan di berbagai tempat, mulai dari dataran rendah hingga ketinggian 1.400 mdpl.

Morfologi dan Ciri-Ciri Pohon Palem Raja

Ciri-ciri palem raja dapat kita telaah melalui daun, batang, bunga, buah, biji, dan akarnya. Karena berbeda anggota Arecaceae lain, berikut penjabarannya yang patut Anda simak.

– Daun atau Folium

Pohon ini memiliki daun majemuk dengan beberapa anakan berbentuk memanjang. Bagian ujungnya terlihat runcing dengan pangkal bundar, serta pertulangan daun yang menyirip.

Tampak jelas bahwa warna dari folium tersebut adalah hijau tua. Apabila tersentuh oleh tangan, permukaan daun terasa cukup licin dan agak halus.

– Batang dan Bunga

Tampilan batang palem raja beruas-ruas, tanaman ini termasuk sebagai monokotil karena tidak memiliki kambium sejati. Saluran pembuluhnya menyebar di seluruh bagian batang.

Bunga Roystonea dapat kita identifikasi dari bentuknya. Bunga jantan berbentuk lonjong dengan ujung kelopak runcing, sedang betina berbentuk bulat dengan ujung kelopak rata.

– Buah dan Biji

Buahnya berbentuk bulat dengan bagian luar yang agak tebal. Buah pohon ini biasanya dihasilkan setelah melewati proses penyerbukan (5 – 6 bulan) dan proses pembuahan.

Bijinya sendiri tampil unik dengan lapisan keras dan berkayu dari bagian dalam buah. Saat muda bijinya relatif agak cair, namun berangsur-angsur mengendap ketika usia dewasa.

– Akar Palem Raja

Bagian ini tergolong monokotil dan berbentuk serabut. Ia terdiri dari dua macam; serabut primer dan sekunder. Serabut primer tumbuh menyamping dan vertikal ke dalam tanah.

Pertumbuhan akarnya menghasilkan percabangan yang ahli sebut sebagai serabut sekunder. Bagian ini umumnya tidak tumbuh terlalu dalam, pembiakkannya hanya mencapai 8 – 16 m.

Habitat dan Syarat Tumbuh Palem Raja

Saat proses semai dan pembibitan, palem raja tidak memerlukan paparan sinar matahari langsung. Namun saat masa pertumbuhan, ia membutuhkan penyinaran secara penuh.

Sebagai tanaman topis dan subtropis, suhu udara yang pohon ini hendaki berkisar 25 – 33 Celsius. Media tanamnya harus berupa pasir, kondisinya kering atau tidak tergenang air.

Melihat peta distribusinya, Kepulauan Karibia dan Amerika tropika merupakan habitat asli flora tersebut. Ia tersebar ke banyak wilayah mulai dari Asia, Australia, termasuk Indonesia.

Di Tanah Air, populasi spesies Roystonea paling banyak ahli jumpai di Pulau Jawa. Varietas paling populer dari genus tersebut di antaranya R. regia, R. borinquena, dan R. elata.

Masyarakat internasional mengenal pohon palem raja sebagai Royal Palm. Mereka banyak tertanam di kawasan tepi pantai, tepatnya di sekitar perumahan atau pondokan mewah.

Selain berpenampilan unik, “raja palem” ini berhubungan erat dengan status sosial. Ia kerap tertanam di pekarang rumah orang kaya, sehingga dianggap sebagai simbol kemapanan.

Khasiat dan Manfaat Pohon Palem Raja

Pemanfaatan pohon palem raja sebenarnya sudah berlangsung sejak dahulu kala. Selain tanaman hias, pelepahnya juga berguna sebagai kayu bakar hingga perkakas bangunan.

Merujuk makalah Muhammad Jihad dari UIN Alauddin Makassar (2012), spesies Arecaceae memang terbilang multifungsi. Supaya lebih jelas, berikut Greeners rangkum untuk Anda.

  • Pohon palem merupakan sumber karbohidrat alami. Karena itu, tanaman ini kerap masyarakat manfaatkan dalam industri pembuatan pati (tepung halus) dan gula aren
  • Beberapa jenis palem-paleman juga mampu menghasilkan minyak. Manfaat ini dapat kita temukan, salah satunya pada pohon kelapa (Cocos nucifera)
  • Daun palem sering awam gunakan sebagai bahan utama pembuat anyaman rotan
  • Batang kayunya yang kuat sangat baik difungsikan sebagai pengganti kayu konstruksi
  • Daunnya juga bermanfaat sebagai pakanan masyarakat tradisional, seperti menyirih.

Taksonomi Kelompok Palem Roystonea

Penulis: Yuhan Al Khairi

Top
You cannot copy content of this page