Berita
Pasca kejadian tsunami di Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu, baik Presiden Joko Widodo maupun LIPI mendorong adanya mitigasi dan pendidikan bencana untuk pengurangan risiko bencana.
Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM menaikan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) resmi meluncurkan teknologi microbubble untuk budidaya udang vaname ultra intensif.
Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT Hammam Riza menyatakan saat ini Indonesia tidak mempunyai sama sekali alat pendeteksi dini tsunami karena sudah rusak ataupun hilang akibat vandalisme.
BMKG menyatakan peristiwa tsunami di Pantai Barat Banten tidak dipicu oleh gempa bumi, melainkan diakibatkan oleh gelombang pasang yang tinggi dan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Ditjen PSLB3 meresmikan Pusat Daur Ulang Sampah Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Direktur WALHI Nur Hidayati mengatakan hingga Pilkada 2018, isu lingkungan hidup masih berada di pinggiran, jauh dari perdebatan di ruang publik dan belum menjadi preferensi bagi publik dalam menentukan pilihan politiknya.
IESR merilis laporan Indonesia Clean Energy Outlook: Reviewing 2018, Outlooking 2019. Laporan ini memperkirakan prospek energi terbarukan tahun 2019 akan lebih suram, setidaknya hingga semester pertama.
WCS Indonesia dan UI bekerjasama dengan Kedutaan Inggris memperkuat riset terkait genetika satwa liar untuk mendukung aparat penegak hukum dalam menangani kasus-kasus kejahatan terhadap satwa liar.
Kepala BPOM Penny K. Lukito menyatakan bahwa saat ini RUU Pengawasan Obat dan Makanan sedang disusun dan rencananya akan selesai pada awal tahun 2019.
Pertengahan Desember 2018 ini, BPOM kembali memusnahkan 962 item (446.452 pcs) produk obat dan makanan ilegal hasil pengawasan dan penyidikan Balai Besar POM di Surabaya senilai lebih dari Rp10,7 miliar.
Awal tahun 2015 semula diharapkan menjadi titik cerah semangat perubahan UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya. Namun, revisi tersebut gagal rampung dan belum diketahui kejelasannya hingga kini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan kejadian hujan angin yang akhir-akhir ini terjadi disebabkan oleh pola siklonik yang membentuk angin siklon atau siklon tropis.










































