StoS Film Festival; Memelihara Harapan Nusantara Melalui Karya Film

Reading time: 2 menit
press Conference STOS 2014

Jakarta (Greeners) – Festival Film Lingkungan South To South (StoS) kembali digelar pada 14 – 18 Maret tahun ini. Gelaran festival dua tahunan ini diumumkan penyelenggaranya melalui press conference yang diadakan hari Kamis (6/3) bertempat di Kineforum Cikini Jakarta. Tema sosial dan lingkungan hidup masih menjadi identitas StoS sebagai ekspresi keprihatinan terhadap degradasi ekologi yang semakin menurun.

Mengusung tema “O Balihara: Memelihara Harapan Bagi Nusantara”, STOS akan menyuguhkan 47 film dokumenter dan 16 film fiksi. Kata “Balihara” sendiri diambil dari bahasa suku Kei di Maluku yang berarti Pelihara. Dipilih sebagai tema StoS 2014 dengan harapan tema tersebut menjadi inspirasi dan menggugah kesadaran bagi setiap generasi untuk memelihara dan menyelamatkan alam Indonesia yang kian kritis.

JATAM, WALHI, Bingkai Indonesia, CSF-CJI, Sawit Watch, Ecosisters, Gekko Studio, dan KIARA selaku konsorsium penyelenggara berharap agar StoS Film Festival dapat menginspirasi masyarakat dari berbagai lapisan agar tidak hanya mengerti terhadap permasalahan lingkungan tetapi dapat berperan aktif sebagai penyelamat lingkungan. “Semoga StoS Film Festival ini dapat menjadi media ampuh dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan”, ujar Direktur Eksekutif WALHI Abetnego Tarigan.

Hal senada disampaikan Yudi Direktur Gekko studio, sebuah unit multimedia perkumpulan Telapak. StoS Film Festival merupakan ajang bagi para pembuat film yang dikategorikan khusus untuk tetap bisa berkarya menyuarakan yang tidak tersuarakan.

Voni Novita selaku Direktur StoS 2014 berharap melalui digelarnya StoS menjelang pemilu 2014 ini bisa turut memberikan inspirasi bagi publik untuk menentukan pilihannya. Pilihan yang akan menentukan nasib bangsa dan lingkungan Indonesia 5 tahun kedepan.

Berbagai suguhan menarik akan menjadi bagian dari rangkaian acara StoS kali ini. Selain Stand Up Comedy akan tampil persembahan musik Jazz hijau dan pameran “O Balihara”. Selain itu untuk anak – anak StoS secara eksklusif akan mendatangkan PM Toh seorang pendongeng dari Aceh yang akan bermain dengan imajinasi mereka dalam hal menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini.

Top

You cannot copy content of this page