3 Tips Jaga Keamanan Digital dan Finansial bagi Perempuan

Reading time: 2 menit
Perempuan harus lebih waspada untuk memastikan keamanan digital dan keuangan. Foto: Nawakara
Perempuan harus lebih waspada untuk memastikan keamanan digital dan keuangan. Foto: Nawakara

Saat ini, perempuan kerap menghadapi berbagai perilaku tidak menyenangkan di dunia digital. Dari pelecehan online hingga penipuan finansial. Perempuan harus lebih waspada untuk memastikan keamanan digital dan keuangan.

Berdasarkan data Status Literasi Digital Indonesia, literasi digital perempuan belum setara dengan laki-laki. Oleh karena itu, keamanan digital dan finansial perempuan harus terus didorong untuk menciptakan lingkungan di mana seluruh perempuan dihargai dan dihormati.

Head of Corporate Secretary Nawakara, Chiquita mengatakan keamanan digital membutuhkan upaya proaktif melalui penilaian keamanan yang mendalam. Menurutnya, dengan maraknya kejahatan digital, nyatanya perempuan lah yang berperan besar terhadap pembangunan keamanan digital di Indonesia. Kendati demikian, keamanan digital kerap menjadi benteng penggunaan teknologi bagi para perempuan.

BACA JUGA: Prada Luncurkan Koleksi Hand Bag Daur Ulang Terbaru

“Di sini, literasi keamanan digital sangat penting bagi perempuan demi meminimalisasi berbagai risiko yang ada hingga mencapai kemandirian finansial dan membangun masa depan yang aman, serta sejahtera untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka,” ujar Chiquita dalam acara Super WOWmen, Jumat (8/3).

Oleh sebab itu, simak tiga tips bagi para perempuan untuk tetap aman dalam keamanan digital berikut ini!

Perempuan harus lebih waspada untuk memastikan keamanan digital dan keuangan. Foto: Nawakara

Perempuan harus lebih waspada untuk memastikan keamanan digital dan keuangan. Foto: Nawakara

1. Teliti dalam menggunakan aplikasi keuangan

Tips pertama, perempuan harus lebih teliti dalam menggunakan aplikasi keuangan digital. Misalnya, sebagai seorang “menteri keuangan” dalam keluarga, tentu aplikasi keuangan digital menjadi aplikasi utama.

Maka dari itu, dalam menilai sebuah aplikasi keuangan digital tersebut, perempuan perlu mencari tahu terlebih dahulu. Misalnya, mulai dari reputasinya, keamanannya, berapa banyak penggunaanya, hingga testimoninya.

BACA JUGA: Panji Sakti Ungkap Rasa Senang Menyanyi di Tengah Pepohonan

Setelah tahu aplikasi keuangan tersebut aman, langkah selanjutnya adalah memastikan keamanan digital terjaga. Contohnya, tidak menyimpan sandi menggunakan angka sederhana seperti tanggal lahir, angka berurutan, dan lain sebagainya.

2. Tidak pakai wifi di tempat umum

Selain itu, hal yang perlu kamu perhatikan dalam keamanan digital adalah tidak menggunakan wifi di tempat umum. Mulai dari sekarang, kamu sebaiknya tidak menggunakan wifi di tempat umum untuk mengakses aplikasi yang memiliki data private yang bersifat substansial, seperti aplikasi keuangan digital atau mobile banking.

Hal ini untuk menghindari penyadapan yang mudah diakses area publik untuk mengambil data dari handphone yang terhubung ke wifi tersebut.

3. Perhatikan permintaan data diri dari pinjaman online

Tips terakhir, kamu harus memperhatikan secara jeli permintaan akses data diri dari pinjaman online atau pinjol. Fenomena pinjol ini kerap terjadi karena rendahnya tingkat literasi keuangan perempuan.

Maka dari itu, kamu perlu mengantisipasi adanya pencurian data pribadi di aplikasi pinjol. Sebab, hal ini sangatlah penting untuk keamanan data diri. Kamu perlu memperhatikan permintaan akses aplikasi pinjol pada ponsel pengguna.

Jika diluar kewajaran yang telah ditentukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka persetujuan akses tersebut sebaiknya ditolak. Sebab, pengamanan data yang baik sangat penting bagi setiap orang.

 

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top