Arifin Putra; Ingin Bantu Orangutan

Reading time: 2 menit

(Greeners) – Ajakan sang kakak untuk melihat Kalimantan lebih dekat dan membantu orangutan membuat aktor Arifin Putra bersemangat untuk memberikan bantuan pada organisasi lingkungan. Pemeran Uco dalam film The Raid 2: Berandal ini beralasan, “Karena salah satu hewan yang terancam punah adalah orangutan. Aku juga pengin banget ke Kalimantan. Daerah itu ibarat ‘Amazon’-nya Indonesia,” katanya saat ditemui Greeners di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Barat, (27/03) lalu.

Terlahir dari Ayah asli Jerman, rupanya memengaruhi pola berpikir Arifin. Ia menjadi orang yang kritis. Sikap kritisnya ini sempat membuat ia enggan untuk memberikan bantuan. “Aku bukan mau meninggikan Jerman, tapi orang Jerman sangat kritis. Dulu aku berpikir ngapain membantu badan lingkungan kayak gitu, karena nanti dananya akan dikorupsi atau dananya enggak sampai seperti yang seharusnya. Tapi, setelah dipikir lagi, kalau aku enggak bantu, siapa lagi (yang akan membantu)?” tanyanya.

Organisasi lingkungan yang sudah terbukti kinerjanya, menunjukan kemajuan, dan ‘memiliki nama’ menjadi kriteria Arifin dalam mencari organisasi yang akan ia bantu. Hasilnya, sepanjang satu tahun belakangan, pria kelahiran 1 Mei 1987 ini, aktif menyumbang untuk organisasi non-profit World Wildlife Fund (WWF), dan sejak enam bulan lalu ia juga memberikan donasi kepada Green Peace.

“Sekarang ini aku masih di fase mendukung secara finansial dulu. Aku belum di level dimana aku ikut kampanye,” imbuhnya.

Meski begitu, Arifin berkeinginan mempelajari isu lingkungan lebih banyak. Pehobi gokart ini tidak ingin asal saja mengajak penggemarnya atau orang lain untuk peduli lingkungan, namun ia sendiri tidak paham ajakan yang ia suarakan.

“Aku enggak bisa mengajak orang lain untuk melakukan hal yang aku enggak mengerti. Jadi, aku pengin lihat sendiri dulu dan tahu masalahnya apa, baru aku bisa mengajak orang untuk peduli. Sepertinya kalau begitu akan lebih efektif,” katanya.

Selain itu, mengadopsi orangutan yang dirawat di tempat konservasi menjadi langkah yang akan ia ambil selanjutnya. “Tapi bukan adopsi dalam arti membawa orangutan ke rumah, ya. Maksudnya, membiayai orangutan yang ada di tempat preservasi itu,” jelasnya.

Ia merencanakan untuk segera mewujudkan niatnya membantu orangutan dan berkunjung ke tempat rehabilitasi orangutan di Kalimantan tahun ini juga. “Aku ingin itu terwujud tahun ini. Mengenai kapan, tergantung jadwal. Tapi, aku harus menyempatkan diri,” tegasnya.

(G08)

Top
You cannot copy content of this page