5 Kebiasaan yang Menyebabkan Penyakit Batu Ginjal

Reading time: 2 menit
Ilustrasi penderita batu ginjal. Foto: Freepik
Ilustrasi penderita batu ginjal. Foto: Freepik

Batu ginjal atau nefrolitiasis merupakan penyakit yang terjadi ketika terbentuknya massa padat di dalam ginjal. Massa ini terbentuk dari mineral dan sodium ketika zat-zat ini tidak larut dalam urine, melainkan mengkristal.

Penyakit tersebut umumnya menyebabkan rasa nyeri yang cukup intens. Namun, pengobatan adalah hal yang memungkinkan. Dalam kasus tertentu, batu ginjal bisa keluar secara alami setelah banyak minum air dan bantuan obat. Namun, jika batu ginjalnya cukup besar, prosedur medis perlu dokter lakukan. 

BACA JUGA: 7 Tanda Tubuh Kurang Gerak, Susah Tidur hingga Sering Cemas

Maka dari itu, akan lebih baik untuk mencegah daripada mengobatinya. Ada beberapa kebiasaan yang sudah terbukti bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit tersebut. Yuk, simak informasi lebih lanjut berikut ini!

1. Kurang minum air

Salah satu kebiasaan yang meningkatkan risiko secara signifikan adalah kurang minum air. Air berperan cukup penting untuk mengencerkan urine sehingga bisa keluar dari tubuh dengan lancar. 

Selain itu, konsumsi air yang cukup untuk memastikan bahwa volume urine yang tubuh produksi lebih banyak dari zat-zat yang seharusnya larut dalam urine. Apabila tidak, zat-zat ini akan lebih terkonsentrasi dan meningkatkan risiko terjadinya kristalisasi menjadi batu ginjal. 

Untuk itu, disarankann konsumsi air setidaknya 10-12 gelas per hari. Kalau jumlah air yang masuk ke tubuh masih kurang, kamu akan bisa mengetahuinya dari warna urine yang berwarna kuning atau gelap. 

2. Konsumsi garam terlalu banyak

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi sodium bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Sodium yang terlalu banyak di dalam tubuh akan meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal. Jika kadarnya terlalu banyak, batu ginjal bisa lebih mudah terbentuk. 

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan garam yang kamu konsumsi dalam diet. Hindari terlalu banyak makan bahan pangan tertentu seperti makanan olahan, makanan cepat saji, camilan asin, dan juga makanan kalengan. 

BACA JUGA: Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini pada Malam Hari

3. Menahan buang air kecil 

Ketika kamu merasa harus buang air kecil, itu artinya urine sudah terkumpul di dalam saluran kemih. Namun, jika kamu menahan rasa ingin buang air kecil, tekanan di kandung kemih akan meningkat hingga urine terdorong kembali ke ginjal. 

Hal ini dapat menyebabkan zat-zat pembentuk batu ginjal mengendap. Karenanya, kamu harus buang air kecil secara teratur untuk meminimalkan risiko penyakit tersebut.

4. Terlalu sering konsumsi protein 

Biarpun protein sangat penting untuk asupan nutrisi, konsumsi protein hewani seperti daging merah yang terlalu banyak bisa meningkatkan risiko penyakit tersebut. Ini bisa terjadi karena protein hewani dapat meningkatkan ekskresi kalsium dalam urine dan juga asam urat dalam tubuh. Kedua hal ini bisa memicu pembentukan batu ginjal.

Terlebih dari itu, protein bisa memengaruhi keasaman urine. Zat-zat yang berkontribusi dalam pembentukan batu ginjal akan lebih mudah mengkristal ketika pH atau keasaman urine tinggi. Jaga pola makanmu tetap seimbang, terutama jika sudah pernah mengalami batu ginjal sebelumnya. 

5. Konsumsi makanan kaya oksalat 

Tak hanya makanan tidak sehat yang bisa menjadi risiko pembentukan batu ginjal. Oksalat, yang ditemukan di banyak buah, sayuran, dan kacang-kacangan, dapat menyebabkan pembentukan kristal. Jadi, penting untuk mengetahui makanan mana yang rendah oksalat.

 

Penulis: Maula Sulthoni

Editor: Indiana Malia

Top