Waspada Kolesterol Tinggi saat Mengonsumsi Hati Sapi

Reading time: 2 menit
Kolesterol Tinggi
Mengonsumsi hati sapi dalam jumlah banyak berpotensi terkena serangan jantung karena kolesterol di dalamnya dapat membentuk plak. Foto: shutterstock.com

Konsumsi makanan berkolesterol tinggi tentu harus dibatasi dalam  kehidupan sehari-hari. Bagi orang yang memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi juga sebaiknya berhati-hati dalam memilih menu makanan. Saat ini terdapat berbagai jenis hidangan yang banyak mengandung lemak, misalnya, hati sapi atau hati ayam meskipun keduanya memiliki manfaat kandungan tertentu bagi tubuh.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Juwalita Surapsari membenarkan bahwa hati sapi memiliki kandungan vitamin yang paling unggul seperti vitamin B12 karena berfungsi untuk membentuk sel darah merah. Hati sapi juga mengandung Zinc yang sangat bermanfaat untuk metabolisme tubuh dan zat nutrisi Kolin yang berguna bagi sel-sel saraf. Selain itu, hati sapi juga memiliki zat besi tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta dapat membantu perkembangan otak anak.

Baca juga: Sehat Berpuasa di Saat Pandemi

Namun, mengonsumsi olahan hati sapi perlu pertimbangan khusus. Konsumsi hati sapi dengan jumlah wajar dapat memberikan manfaaat kesehatan bagi tubuh, tetapi sebaliknya di balik manfaat dan kelezatannya terdapat ancaman kolesterol sebesar 270 miligram.

“Semua yang berasal dari jeroan, organ-organ dalam, kadar kurinnya tinggi. Kalau dikonsumsi menjadi asam urat,” ucap Juwalita dalam acara Lifestyle One, Senin, (18/05/2020).

Makanan Berkolesterol

Ilustrasi makanan berkolesterol tinggi. Foto: shutterstock.com

Tidak hanya itu, memakan hati sapi dalam jumlah banyak, kata dia, juga berbahaya bagi jantung. Karena di dalamnya memiliki banyak kolesterol yang dapat membuat plak sehingga berpotensi terkena serangan jantung.

Ia menyarankan untuk individu yang memiliki asam urat tinggi agar berhati-hati dalam mengonsumsi hati sapi. Misalnya dengan tidak mengonsumsi 100 gram hati sapi, tetapi masih diperbolehkan jika kisarannya sebesar 2 hingga 3 sendok makan. Sedangkan untuk penderita jantung, kata Juwalita, boleh mengonsumsi hati sapi tetapi hanya 50 gram saja atau sekitar satu kotak korek api atau 3 sendok makan.

Baca juga: 5 Tanda Sistem Kekebalan Tubuh Menurun

Menurutnya, manfaat protein dibagi menjadi tiga jenis yakni rendah lemak, lemak sedang, dan tinggi lemak. Ia menuturkan dalam mengolah hati sapi diperlukan  tahapan khusus agar tidak berdampak negatif kepada tubuh. Sebelum mengolah terlebih dahulu perlu memilih hati sapi yang masih segar baru kemudian merebusnya tanpa menggunakan minyak terlalu banyak. “Intinya jangan sampai dijadikan rendang karena banyak mengandung kalori,” ucapnya

Penulis: Ridho Pambudi

Top