The Brengos Man, Pendekar Penjaga Lingkungan Kota Bandung

Reading time: 2 menit
Gambar: Erwin Moron

Jakarta ( Greeners) – Memiliki fasilitas umum yang bersih dan terawat tentunya menjadi dambaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Terlebih, jika semua pihak sadar dan merasa turut memiliki fasilitas umum tersebut. Hanya saja, selalu ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang mengotori atau merusak fasilitas umum tersebut, seperti membuang sampah sembarangan.

Tindakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab ini pun dikritik Erwin Heryadi Dwipraja melalui “The Brengos Man”-nya. Mantan vokalis Dr. PM, sebuah band yang cukup dikenal pada akhir era 90-an, mengaku sudah mulai merasa “gerah” dengan tindakan orang-orang yang suka membuang sampah sembarangan, khususnya bagi mereka yang seringkali membuang sampah dari dalam mobil yang sedang melaju.

Di dorong rasa “gerah” tersebut, pria yang dikenal dengan nama Erwin Moron ini berinisiatif untuk membuat sebuah pergerakan independen yang sedikit demi sedikit mengajak dan menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Khususnya, dari dalam kendaraan ke jalan raya.

Artwork karya Erwin Moron, The Brongos Man, dibuat agar pengendara tidak membuang sampah dari dalam kendaraan mereka ke jalan raya. Foto insert: Erwin Moron

Artwork karya Erwin Moron, The Brongos Man, dibuat agar pengendara tidak membuang sampah dari dalam kendaraan mereka ke jalan raya. Foto insert: Erwin Moron

Kepada Greeners, Erwin mengaku telah membuat aturan tersendiri bagi warga Bandung atau wisatawan yang datang ke Bandung agar tidak membuang sampah sembarangan. Jika aturan tersebut tidak diindahkan, maka siap-siap saja kendaraan dan plat nomor kendaraannya akan difoto dan diunggah di media sosial.

“Ini aksi untuk kebersihan Bandung yang diinisiatif oleh saya dan kawan-kawan di media sosial. Nantinya untuk kendaraan yang buang sampah ke jalan akan di foto plat nomor mobilnya atau mungkin wajah orangnya ya kalo kekejar dan kita akan unggah di timeline twitter dan media sosial lainnya agar mendapatkan sanksi sosial. Yah, minimal ada rasa malu dan sedikit sadar,” ungkap Erwin.

Ia juga mengatakan kalau aksinya ini telah menginspirasi Pemerintah Kota Bandung yang akhirnya membuat Peraturan Daerah tentang pelarangan membuang sampah dari dalam mobil ke jalan raya.

“The Brengos Man” sendiri, Erwin menjelaskan, adalah ide lanjutan berupa ikon pendekar lingkungan dan dibuat untuk menguatkan aksinya. “The Brengos Man” yang merupakan kepanjangan dari Bersih, Resik, Ngolah sampah, Mandiri ini adalah program Erwin yang bertujuan untuk mensosialisasikan kesadaran akan lingkungan melalui sebuah media artwork.

Tujuan besar yang diharapkan dari seluruh aksi yang Erwin dan teman-temannya lakukan adalah mewadahi komunitas-komunitas apapun yang independen untuk bergerak fokus ke lingkungan dan kekreatifan di kota Bandung dan sekitarnya.

“Kami akan membuat satu gerakan besar yaitu #KAMI UNTUK INDONESIA dan #BANDUNGNUAING dengan tujuan membangun rasa memiliki dan perhatian orang-orang kepada kota dan negara tercintanya ini,” katanya.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page