BPPT: Perbaikan 3 Buoy di Selat Sunda Butuh Rp15 Miliar

Reading time: 2 menit
bppt
Ilustrasi. Foto: BPPT

Jakarta (Greeners) – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akan melakukan revitalisasi pada tiga Buoy Tsunami untuk Gunung Anak Krakatau. Nantinya, tiga Buoy tersebut akan dipasang mengelilingi kompleks Anak Krakatau yang diharapkan dapat menjadi langkah untuk antisipasi dan mitigasi letusan susulan Gunung Anak Krakatau yang berpotensi kembali menimbulkan tsunami di Selat Sunda.

Deputi Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam BPPT Hammam Riza menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan perbaikan terhadap Buoy Tsunami yang ada di Geostech BPPT di kawasan Puspiptek Tangerang Selatan.

“Perbaikan ini kita sebut quick response karena tidak ada alat deteksi di Gunung Anak Krakatau, sementara ancaman erupsi datang terus, jadi kita harus cepat melakukan perbaikan ini. Kami juga akan bekerjasama dengan PT PAL (Penataran Angkatan Laut) Surabaya yang memang sudah berpengalaman dalam teknologi kelautan,” ujar Hammam saat dihubungi Greeners melalui telepon, Minggu (30/12/2018).

BACA JUGA: BPPT Kembali Ingatkan Pentingnya Alat Deteksi Tsunami 

Untuk pendanaan, Hammam mengatakan bahwa ia akan meminta diadakan anggaran khusus dari Kementerian Keuangan dan Bappenas untuk dana perbaikan sekaligus perawatan Buoy.

“Untuk memperbaiki ketiga Buoy ini membutuhkan dana Rp15 miliar, oleh karenanya kami berharap kesediaan Bapak Presiden dan atau Kementerian dan Bappenas untuk menyetujui adanya pemberian tambahan dana tersebut. BPPT siap membangun sistem deteksi dini tsunami Buoy yaitu sistem kabel bawah laut atau CBT (Cable Based Tsunameter) secara nasional dengan mengedepankan peningkatan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) dan sinergi industri nasional,” tuturnya.

BACA JUGA: LIPI Dorong Pendidikan Bencana untuk Mengurangi Risiko Bencana 

Diperkirakan perbaikan ketiga Buoy tersebut akan memakan waktu 2-3 minggu tergantung pada kesedian alat dan bahan panel yang sudah siap, seperti sensor dan material yang harus diganti dari generasi ke dua menjadi ke generasi ke tiga.

 

bppt

Rencana deploy Buoy di kompleks Anak Krakatau. Sumber: BPPT

Rencananya perbaikan tiga Buoy ini akan dipasang di kompleks Anak Krakatau, Selat Sunda. Buoy pertama akan di pasang di antara Pulau Sertung dan Pulau Panjang (Krakatau Kecil), Buoy ke dua dipasang di antara Pulau Panjang dengan Pulau Krakatau, dan Buoy ke tiga dipasang di antara Pulau Krakatau dan Pulau Sertung.

“Adanya tiga buah Buoy di satu kompleks Anak Krakatau tersebut akan memberi peringatan yang lebih akurat sehingga tersedia waktu evakuasi yang cukup bagi penduduk setempat menujut ke shelter terdekat. Dengan alat ini diharap dapat meminimalkan dampak tsunami,” katanya.

Oleh karena biaya perbaikan yang tidak murah dan ongkos perawatan satu Buoy yang diperkirakan mencapai Rp500 juta per tahun, Hammam mengharapkan adanya komitmen dari seluruh pemangku kepentingan untuk perawatan Buoy ini agar alat ini bisa digunakan secara terus-menerus.

Penulis: Dewi Purningsih

Top