Infrastruktur dan Pengelolaan Sampah di Kepulauan Seribu Masih Harus Dibenahi

Reading time: 2 menit
Ilustrasi: pixabay.com

Jakarta (Greeners) – Kepulauan Seribu memiliki potensi pariwisata yang bernilai ekonomi sangat besar. Banyaknya lokasi yang bisa dijadikan daya tarik pariwisata membuat kunjungan wisatawan asing maupun domestik terus meningkat. Hanya saja, meski telah menjadi lokasi wisata favorit, beberapa pulau di Kepulauan Seribu masih memiliki masalah dengan infrastruktur dan kebersihan.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya dalam kunjungannya saat memantau persiapan Kepulauan Seribu untuk menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo tanggal 14 April mendatang mengatakan bahwa masih banyak fasilitas dan infrastruktur yang harus dibenahi di beberapa pulau di Kepulauan Seribu.

“Pulau Seribu ini memang masih banyak yang harus dibenahi. Kita lihat fasilitasnya, kelembagaannya. Lihat saja di Pulau Pramuka, saya takut di beberapa titik pasti terjadi banjir atau banyak genangan air,” katanya kepada Greeners, Jakarta, Minggu (10/04).

Mengenai pengelolaan sampah, Diretur Jendral Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Tuti Hendrawati Mintarsih mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun segala bentuk kegiatan kemasyarakatan terkait permasalahan sampah di Kepulauan Seribu.

“Saya masih melihat masyarakat, khususnya di Pulau Pramuka, masih belum memilah sampahnya. Padahal, kalau mereka tahu, sampah itu bisa menambah penghasilan mereka,” imbuhnya.

Tuti menyatakan akan mengirim orang-orang terbaik untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar masyarakat setempat lebih paham bagaimana cara mengelola dan mengolah sampah di Kepulauan Seribu. Terkait masalah dumping sampah di Pulau Pramuka, ia akan mulai memantau dan mencari cara untuk penyelesaian masalah tersebut.

“Itu sampahnya kan dikumpul langsung di pinggir laut, di bibir pantai, kalau nanti lautnya pasang bagimana?” katanya.

Dihubungi secara terpisah, Deputi Pengembangan Bisnis dan Pemerintah Kementerian Pariwisata, Tazbir menyatakan akan melakukan survei untuk mengetahui potensi pariwisata yang diminati oleh wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan survei untuk mengetahui apa saja kekurangan dan yang harus dibenahi dari lokasi wisata di sana.

“Bisa jadi infrastrukturnya, promosinya juga (harus dibenahi). Yah masih banyak dalam catatan kami yang harus dibenahi,” tutupnya.

Penulis: Danny Kosasih

Top