Berita

Aktivis Pantau Pengaruh UU Cipta Kerja terhadap Komitmen Iklim Indonesia
Berita Harian
8 Nov 2020

Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan deforestasi dan degradasi hutan mendapat pengakuan global. Pengakuan global ini di antaranya dalam bentuk pemberian dana sebesar US$103,8 juta sebagai pembayaran kinerja melalui skema Result Based Payment (RBP) dari Green Climate Fund (GCF). Di sisi lain, aktivis lingkungan hidup cemas Undang-undang Cipta Kerja (UUCK) akan pengaruhi capaian global pengelolaan hutan berkelanjutan Tanah Air.

Produsen Lepas Tangan Soal Limbah Gawai Elektronik
Berita Harian
7 Nov 2020

Perkembangan teknologi tidak bisa terbendung. Produsen pun terus menawarkan produk mutakhir untuk merayu konsumen agar konsisten membeli gawai. Tidak hanya itu, produsen kini membanderol beragam gawai dengan harga yang semakin terjangkau. Sayangnya, produsen belum mengurusi gawai bekas masyrakat. Limbah elektronik pun menumpuk. Demikian keluh pendiri komunitas E-Waste RJ, Rafa Jafar.

Tiga Cagar Biosfer Baru, Kans Masyarakat Bentengi Alam
Berita Harian
6 Nov 2020

United Nations Educational Scientific Cultural Organization (UNESCO) menetapkan tiga cagar biosfer baru di Indonesia. Luas total ketiga kawasan yang tersebar di tiga provinsi ini mencakup lebih dari dua juta hektare. Ketiga kawasan lindungan baru tersebut yakni Bunaken Tangkoko Minahasa di Sulawesi Utara; Karimunjawa Jepara di Jawa Tengah; dan Merapi Merbabu Menoreh, di DI Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Pemerintah Latih Tiga Puluh ASN Muda sebagai Negosiator Perubahan Iklim
Berita Harian
5 Nov 2020

Pemerintah tengah melatih tiga puluh Apratur Sipil Negara (ASN) sebagai negosiator bidang perubahan iklim. Para ASN ini berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Para negosiator bidang perubahan iklim berperan penting dalam menegosiasikan kepentingan bangsa terkait perubahan iklim di tingkat global.

Pemerintah Daerah Butuh Sokongan untuk Definisikan Regulasi Perubahan Iklim
Berita Harian
4 Nov 2020

Pemerintah dan masyarakat daerah terutama tingkat kota dan kabupaten merupakan ujung tombak dalam upaya penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Dalam perspektif dampak perubahan iklim, tingkat tapak juga menjadi pihak yang menerima dampak langsung GRK. Hanya saja, begitu banyak kebijakan terkait penanganan perubahan iklim di tingkat global dan nasional yang kerap membingungkan pihak daerah, baik pemerintah maupun masyarakatnya.

Kaum Urban, Klaim Kembali Ruang Hidup dengan Ekonomi Ekologi
Berita Harian
3 Nov 2020

Dosen Universitas Indonesia yang juga pemerhati lingkungan, Dr. Saraswati Putri, menilai penerapan model ekonomi ekologi sangat urgen. Terutama dalam menjaga kerbelanjutan lingkungan hidup. Hal ini dia utarakan mengingat kegiatan ekonomi dewasa kini yang cenderung berorientasi keuntungan segelintir pihak tanpa mementingkan dampak keberlanjutan dari ekosistem alam.

Pakar Desak Pemerintah Perketat Regulasi Zat Berbahaya Timbal
Berita Harian
30 Okt 2020

Timbal merupakan logam berat yang mengancam tumbuh kembang anak. Zat berbahaya ini bersifat persistence, artinya zat ini awet dan terus berakumulasi di lingkungan. Penasihat Senior Yayasan Nexus3, Yuyun Ismawati menekankan perlunya regulasi dari pemerintah untuk menetapkan standar pengaplikasian timbal. Salah satunya, dia mendesak pemerintah Indonesia untuk memperketat regulasi, terutama guna mencegah penggunaan timbal berlebih dalam cat.

Pandemi, Temuan Kasus TB Tanah Air Merosot Tajam
Berita Harian
28 Okt 2020

Gangguan layanan kesehatan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 berdampak pada penanganan tuberculosis (TB). Laporan terbaru World Health Organization (WHO) menunjukkan akses masyarakat ke layanan TB menjadi tantangan. Tanpa investasi yang kuat, dunia akan luput mencapai target global pencegahan dan pengobatan TB.

Top