Chika Jessica; Selalu Telat Gara-gara Banjir

Reading time: < 1 menit

(Greeners) – Curah hujan yang tinggi, infrastruktur yang buruk serta perencanaan tata kota yang kurang optimal menyebabkan banjir terus terjadi. Namun sesungguhnya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkunganlah yang membuat warga menjadi korban banjir.

Hal serupa dituturkan oleh artis cantik Chika Jessica. Chika, yang belakangan kerap tampil sebagai presenter dan bintang tamu di berbagai acara komedi di televisi ini mengutarakan keprihatinnya atas bencana banjir yang terus melanda Indonesia, terutama Jakarta.

“Masyarakat Jakarta banyak membuang sampah sembarangan dan juga kurang kesadaran diri untuk menjaga kebersihan. Jadi, jangan nyalahin siapa-siapa kalau banjir terpacu karena diri sendiri,” tutur dara kelahiran Bandung, 25 April 1988.

Ia juga mengungkapkan pengalaman buruknya terkait banjir. “Gara-gara banjir pernah enggak shooting. Shooting yang seharusnya live jam 10 pagi enggak jadi live gara-gara banjir. Selain itu, aku selalu telat karena akses ke lokasi shooting banjir dan tersendat macet. Akhirnya aku naik ojek, beceeek,” ungkapnya.

Memang dibutuhkan kerja keras yang cukup tinggi untuk menyelesaikan permasalahan banjir. Sudah banyak solusi program yang dilakukan pemerintah Jakarta, diantaranya penyeruan untuk penanaman pohon kembali di daerah resapan air seperti di sungai Ciliwung, memperbanyak pembangunan sumur resapan, normalisasi waduk, dan rencana pembangunan dua waduk di kawasan Bogor, Jawa Barat yaitu waduk Sukamahi dan Ciawi. Namun, sesungguhnya permasalahan ini bukan hanya pekerjaan rumah Gubernur DKI Jakarta, melainkan tugas kita semua.

“Kalau aku yang jadi gubernur Jakarta, aku akan blusukan ke berbagai tempat dan akan mungutin sampah Jakarta. Dan aku akan mencanangkan kebersihan kepada seluruh masyarakat Jakarta,” jelas Chika mengungkap solusi banjir jika seandainya ia menjadi gubernur.

Apa yang diserukan Chika memang ada benarnya. Kita harus mulai memperhatikam lingkungan kita agar terbebas dari banjir. Mulailah dengan diri sendiri untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi?

Top
You cannot copy content of this page