Kafein Berlebih Picu Insomnia hingga Kerusakan Otot

Reading time: 2 menit
Konsumsi kafein yang berlebihan akan memicu berbagai masalah kesehatan. Foto: Shutterstock

Mengonsumsi minuman atau makanan berkafein dalam jumlah yang cukup terbukti memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi zat tersebut dengan dosis di bawah 200 miligram per hari dapat meningkatkan metabolisme dan kinerja fisik.

Meskipun kaya akan manfaat, kafein dapat membahayakan tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan lho! Mengonsumsi zat tersebut dalam jumlah yang terlalu banyak dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan, mulai dari insomnia hingga kerusakan otot. Mengerikan, bukan?

Lantas, apa sajakah bahaya yang mengintai di balik mengonsumsi kafein secara berlebihan? Daripada penasaran, yuk simak penjelasan di bawah ini!

1. Konsumsi Kafein Berlebihan Dapat Sebabkan Insomnia

Bukan rahasia lagi jika mengonsumsi kafein secara berlebihan dapat menyebabkan insomnia atau kesulitan tidur. Dengan mengonsumsi zat tersebut, otak akan melepaskan hormon adrenalin dan tubuh pun akan terasa lebih berenergi. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh sulit merasa rileks atau tenang.

Sebuah studi pada tahun 2001 menunjukkan bahwa kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama kurang lebih lima jam. Maka dari itu, upayakan untuk tidak mengonsumsi minuman yang mengandung zat tersebut setidaknya enam jam sebelum tidur.

2. Kafein Berlebih Picu Terjadinya Gangguan Kecemasan

Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi zat kafein berlebih dapat memicu terjadinya gangguan kecemasan dan kegelisahan pada seseorang. Zat tersebut dapat merangsang otak untuk menghasilkan hormon adrenalin dalam jumlah berlebih jika dikonsumsi dengan dosis yang terlampau tinggi.

3. Timbulkan Gangguan Pencernaan

Mengonsumsi kafein dalam dosis yang tinggi rupanya dapat merangsang pergerakan usus secara berlebihan. Penelitian pada tahun 2008 menunjukkan bahwa zat tersebut dapat memicu terjadinya diare dan penyakit asam lambung (GERD) pada beberapa orang.

4. Sebabkan Perubahan Ritme Detak Jantung

Efek stimulasi dari asupan kafein yang tinggi dapat menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Sebuah studi di Italia menemukan bahwa pemuda yang mengonsumsi minuman berkafein tinggi mengalami perubahan ritme detak jantung atau fibrilasi atrium. Kondisi tersebut dapat mengancam nyawa jika terus dibiarkan begitu saja tanpa penanganan.

5. Dapat Merusak Otot

Meskipun jarang terjadi, para peneliti dari Seton Hall University menemukan bahwa konsumsi kafein dalam jumlah berlebih dapat memicu terjadinya Rhabdomyolysis. Rhabdomyolysis sendiri merupakan kondisi di mana serat otot mengalami kerusakan dan serat tersebut memasuki aliran darah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gagal ginjal dan masalah kesehatan lainnya.

Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang tidak semestinya juga dapat menyebabkan kelelahan, buang air kecil berlebih, serta hipertensi. Maka dari itu, upayakan untuk tidak mengonsumsi zat tersebut lebih dari 300 miligram sehari.

Penulis: Anggi R. Firdhani

Sumber:

Healthline

Top
You cannot copy content of this page