Daun Kelor, Manfaat Kesehatan dari Si Daun Imut-Imut

Reading time: 6 menit
manfaat kesehatan daun kelor
Daun Kelor, Manfaat Kesehatan dari Si Daun Imut-Imut. Foto: Shutterstock.

Greeners merangkum manfaat kesehatan dari daun kelor untuk tubuh yang lebih bugar dari tanaman yang mudah kita temui di Tanah Air.

Pamor daun kelor belakangan ini kembali naik sebagai salah satu obat herbal alternatif yang murah. Murah karena tumbuhan yang bernama latin Moringa oleifera ini bisa Anda temukan di sebagian besar wilayah Indonesia yang umumnya menjadi tanaman peneduh karena tinggi batangnya mencapai 7-11 meter.

Pohonnya sendiri berasal dari India Utara. Hampir seluruh bagian pohonnya bisa kita makan atau kita jadikan ramuan obat herbal tradisional.

Penelitian yang Berger, Habs, Jahn dan Schmal lakukan pada tahun 1984 (East African Journal 61: 712-716) menyimpulkan, bahwa benih daun kelor dapat menjernihkan air. Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menobatkan tanaman daun kelor sebagai miracle tree setelah meneliti khasiat dan manfaat daun kelor.

Daun kelor memiliki kandungan vitamin C, kalsium, vitamin A, protein dan potasium di atas rata-rata buah pisang, jeruk, wortel dan susu. Tanaman ini juga mengandung banyak senyawa yang menyehatkan seperti; vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), B-6, folat, asam askorbat, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, dan seng.

Ia juga sangat rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol berbahaya. Makanan di negara berkembang terkadang kekurangan vitamin, mineral dan protein. Di negara-negara ini, Moringa oleifera dapat menjadi sumber penting untuk konsumsi nutrisi yang tubuh butuhkan.  

Lantas, apa saja khasiat yang terdapat pada daun kelor? Di bawah ini beberapa di antaranya.

1. Mengatasi diabetes

Gula darah tinggi bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Faktanya, itu adalah ciri utama diabetes. Seiring waktu, kadar gula darah yang tinggi meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius, termasuk penyakit jantung. Penting untuk menjaga gula darah Anda dalam batas yang sehat.

Daun kelor dapat menjadi insulin alami untuk mengurangi kadar gula dalam darah. Gula darah yang berlebihan pada penderita diabetes dapat berkurang dengan mengonsumsi daun ini secara teratur.

Sebuah penelitian pada 30 wanita menunjukkan bahwa mengonsumsi 1,5 sendok teh (7 gram) bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan mengurangi kadar gula darah rata-rata sebesar 13,5%.

Studi kecil lainnya pada enam orang dengan diabetes menemukan bahwa menambahkan 50 gram daun kelor ke dalam makanan mengurangi kenaikan gula darah sebesar 21%. Ilmuwan percaya efek ini disebabkan oleh senyawa tanaman seperti isothiocyanate dan asam klorogenat.

2. Manfaat daun kelor untuk mata

Bukan hanya wortel yang memiliki kandungan vitamin A yang baik untuk mata, daun kelor pun memilikinya. Kelor mengandung khasiat untuk meningkatkan penglihatan juga berkat tingkat antioksidannya yang tinggi. Kelor dapat menghentikan pelebaran pembuluh retina, mencegah penebalan membran kapiler, dan menghambat disfungsi retina.

Selain menjaga kesehatan mata, daun kelor juga dapat mengobati mata yang sakit dengan cara membasuh air rebusan daun kelor ke area mata yang sakit.

3. Manfaat daun kelor untuk mengobati pegal linu, reumatik dan nyeri sendi

Kandungan nutrisi seperti fosfor, kalsium dan vitamin membuat prestasi daun kelor meningkat karena dapat mengobati pegal linu, reumatik dan nyeri sendi. Anda dapat mengobatinya dengan cara menyiapkan 3 tangkai daun kelor serta 1/2 sendok makan kapur sirih. Haluskan kedua bahan tersebut kemudian oleskan pada bagian sendi yang sakit.

Kelor juga membantu menjaga tulang tetap sehat dan kuat.

4. Mencegah kanker

Daun kelor dapat mencegah kanker karena kandungan antioksidan dan potasiumnya yang tinggi. Kedua senyawa ini dapat menghentikan serta menghambat sel-sel kanker yang ada dalam tubuh kita. Ia juga mengandung niazimicin, yang merupakan senyawa yang menekan perkembangan sel kanker.

5. Manfaat daun kelor untuk menghilangkan flek wajah

Selain berfungsi untuk kesehatan, daun kelor pun dapat bermanfaat untuk kecantikan, salah satunya yaitu menghilangkan flek pada wajah. Caranya sangat mudah, yaitu dengan menumbuk beberapa helai daun kelor yang masih muda sampai halus lalu gunakan seperti memakai bedak atau bisa juga Anda campurkan dengan bedak.

6. Kaya antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang bekerja melawan radikal bebas di tubuh Anda. Kadar radikal bebas yang tinggi dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Beberapa senyawa antioksidan tanaman ada pada daun kelor. Selain vitamin C dan beta-karoten, ada senyawa lainnya, yaitu quercetin. Ia merupakan antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Ekstrak daun kelor juga dapat Anda gunakan sebagai pengawet makanan. Ini meningkatkan umur simpan daging dengan mengurangi oksidasi.

7. Mengurangi peradangan

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama jika berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Faktanya, peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Sebagian besar buah, sayuran, dedaunan, dan rempah-rempah memiliki sifat anti-inflamasi. Namun, sejauh mana mereka dapat membantu tergantung pada jenis dan jumlah senyawa anti-inflamasi yang terkandung di dalamnya.

Para ilmuwan percaya bahwa isothiocyanates adalah senyawa utama anti-inflamasi pada daun kelor, polong dan bijinya. Namun sejauh ini, penelitian hanya terbatas pada penelitian tabung dan hewan. Masih harus dilihat apakah Moringa oleifera memiliki efek anti-inflamasi yang serupa pada manusia.

8. Daun kelor dapat menurunkan kolesterol

Memiliki kolesterol tinggi sangat berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Untungnya, banyak makanan nabati yang efektif mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, gandum dan almond.

Baik penelitian pada hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa Moringa oleifera mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang semacam.

9. Melindungi dari keracunan arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air merupakan masalah di banyak bagian dunia. Jenis beras tertentu mungkin mengandung kadar arsenik yang sangat tinggi.

Paparan arsenik tingkat tinggi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah Kesehatan. Misalnya, penelitian telah mengaitkan paparan arsenik jangka panjang dengan peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung.

Menariknya, beberapa penelitian pada tikus menunjukkan bahwa daun dan biji Moringa oleifera dapat melindungi dari beberapa efek toksisitas arsenik. Hasilnya menjanjikan, tetapi belum bisa dipastikan apakah ini juga berlaku untuk manusia.

10. Manfaat daun kelor untuk melindungi dan menutrisi kulit dan rambut

Minyak biji kelor bermanfaat untuk melindungi rambut dari radikal bebas serta menjaganya tetap bersih dan sehat. Kelor juga mengandung protein, yang artinya bermanfaat dalam melindungi sel kulit dari kerusakan. Kelor juga mengandung elemen pelembab dan detoksifikasi, yang juga meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

Baca juga: 12 Alasan Memilih Fesyen Berkelanjutan untuk Gaya Hidup Ramah Lingkungan

manfaat kesehatan daun kelor

Minyak biji kelor bermanfaat untuk melindungi rambut dari radikal bebas serta menjaganya tetap bersih dan sehat. Foto: Shutterstock.

11. Manfaat daun kelor untuk mengobati edema

Edema adalah kondisi yang menyakitkan di mana ada cairan menumpuk di jaringan tertentu dalam tubuh. Sifat anti-inflamasi dari kelor mungkin efektif dalam mencegah berkembangnya edema.

12. Manfaat daun kelor untuk melindungi hati

Kelor tampaknya melindungi hati dari kerusakan penyebab obat anti tuberkuler dan dapat mempercepat proses perbaikannya.

13. Mengobati sakit perut

Ekstrak kelor dapat membantu mengobati beberapa gangguan lambung, seperti sembelit , gastritis, dan kolitis ulserativa. Sifat antibiotik dan antibakteri dari kelor dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai patogen, dan kandungan vitamin Bnya yang tinggi membantu pencernaan.

14. Manfaat daun kelor untuk memerangi penyakit bakteri

Karena sifat antibakteri, anti jamur, dan anti mikroba, ekstrak kelor dapat melawan infeksi penyebab salmonella, rhizopus, dan e. coli.

15. Mengobati gangguan suasana hati

Daun kelor dapat membantu mengobati depresi, kecemasan, dan kelelahan.

16. Melindungi sistem kardiovaskular

Antioksidan kuat yang kita bisa temukan dalam ekstrak kelor dapat membantu mencegah kerusakan jantung dan juga telah terbukti menjaga kesehatan jantung.

17. Manfaat daun kelor untuk membantu menyembuhkan luka

Ekstrak daun kelor telah terbukti membantu menutup luka serta mengurangi munculnya bekas luka.

18. Memulihkan asma

Kelor dapat membantu mengurangi parahnya beberapa serangan asma dan melindungi dari penyempitan bronkial. Ini juga telah terbukti membantu fungsi paru-paru dan pernapasan yang lebih baik.

19. Melindungi dari gangguan ginjal

Kelor mengandung antioksidan tingkat tinggi yang dapat membantu menyembuhkan tingkat toksisitas di ginjal.

20. Manfaat daun kelor untuk menurunkan tekanan darah tinggi

Kelor mengandung isothiocyanate dan niaziminin, senyawa yang membantu menghentikan penebalan arteri, yang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.

21. Mengobati anemia dan penyakit sel sabit

Kelor dapat membantu tubuh seseorang menyerap lebih banyak zat besi, sehingga meningkatkan jumlah sel darah merah. Ekstrak tumbuhan ini sangat membantu dalam mengobati dan mencegah anemia dan penyakit sel sabit.

22. Mengurangi dan mengontrol penambahan berat badan.

Kandungan vitamin B-nya yang tinggi membantu pencernaan yang lancar dan efisien dan dapat membantu tubuh saat mengubah makanan menjadi energi, bukan menyimpannya sebagai lemak.

Sebelum mengonsumsi daun kelor, Anda perlu berkonsultasi dengan profesional di bidang kesehatan atau dokter, untuk mengetahui apakah nantinya menimbulkan efek samping di tubuh Anda. Kelor mungkin dapat berdampak bagi kesuburan, maka dari itu tidak dianjurkan untuk wanita hamil.

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk mengonsumsi daun kelor:

  • Kandungan levothyroxine: senyawa dalam daun kelor ini dapat membantu fungsi tiroid, tetapi orang tidak boleh mengkombinasikannya dengan obat tiroid lainnya.
  • Kelor terbukti efektif menurunkan tekanan darah dan gula darah. Mengonsumsi kelor bersama obat lain yang menurunkan tekanan dan gula darah dapat menyebabkannya menjadi terlalu rendah.
  • Daun kelor juga mengandung antinutrien tingkat tinggi, yang dapat mengurangi penyerapan mineral dan protein.

Sebaiknya Anda mengonsumsi daun kelor utuh daripada bentuk suplemen daun kelor dalam kapsul, yang tidak memasok banyak nutrisi.

Penulis: Agnes Marpaung dan Gloria Safira.

Sumber:

Healthline

Medical News Today

Top
You cannot copy content of this page