Ide & Inovasi
McDonald cabang Swedia memasang papan iklan pinggir jalan yang berfungsi sebagai “hotel lebah” untuk memberi mereka lebih banyak ruang hidup.
Merek olahraga Nike berinisiatif dan berpartisipasi mengikuti gerakan pengurangan limbah dengan menciptakan pakaian berbahan daur ulang.
eRecycle menjadi aplikasi digital teknologi yang memberikan terobosan dalam mengumpulkan sampah plastik dan mengurangi pencemaran lingkungan.
Perusahaan teknologi multinasional Amazon mengerahkan usaha berbasis ramah bumi (ecofriendly) melalui sistem pengiriman barang nol emisi (Shipment Zero).
Bite membuat produk perawatan mulut 100 persen bebas limbah, gluten, vegan, dan bahan kimia keras. Kemasannya juga memakai konsep berkelanjutan.
Sebuah perusahaan bir asal Selandia Baru membantu memerangi kekurangan pasir global di negaranya dengan mengubah botol menjadi pasir pantai.
Ajang pertandingan Super Bowl memperkenalkan gelas alumunium untuk mengurangi kemasan plastik sekali pakai sebanyak 50.000 buah.
Tempat sampah Kitro dijuluki tempat sampah pintar karena membantu mengurangi sampah makanan. Benda ini mengambil foto apa saja yang dibuang ke dalamnya.
Jonna Breitenhuber seorang desainer yang berbasis di Berlin memiliki solusi untuk mengganti semua botol sampo plastik dengan Soapbottle.
AeroFarmss menggunakan teknologi Aeroponik yakni, sebuah sistem teknologi pembudidayaan tanpa lahan dan menjadi sistem produktivitas baru.
Perusahan CocoPallet mendaur ulang limbah daur ulang limbah kelapa menjadi palet berkelanjutan. Harganya cenderung lebih murah daripada kayu.
Ford mendaur ulang limbah kopi dari restoran cepat saji McDonald menjadi onderdil mobil. Di laboratorium, limbah kopi direkayasa menjadi bioplastik.
ARCG melakukan pertolongan dengan menjahit kantong dan selimut sebagai tempat tinggal sementara hewan-hewan yang terluka akibat kobaran api.










































