Berita
Indonesia merupakan habitat dua dari lima spesies badak yang ada di dunia yaitu badak jawa (Rhinoceros sondaicus) dan badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). Selain ancaman perburuan, penyakit menjadi ancaman terhadap populasi badak.
Sebuah grup terdiri dari para ahli ketahanan di AS telah mengingatkan bahwa perubahan iklim merupakan ancaman ketahanan yang serius.
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) kembali memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan oleh toko ritel modern di seluruh Indonesia, terhitung 1 Oktober 2016.
Kurangnya persiapan matang pada pra pelaksanaan produksi teknologi masih menjadi tantangan besar dalam mengembangkan pemanfaatan energi terbarukan di wilayah-wilayah terpencil Indonesia.
Delegasi Republik Indonesia (Delri) berencana akan membawa sekitar delapan sampai sepuluh tim untuk memuluskan target Indonesia pada pelaksanaan Pertemuan Para Pihak (COP) ke 22 di Marakesh, Maroko.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta kepada pemerintah untuk mempercepat proses ratifikasi Kesepakatan Paris.
BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan lebat yang diperkirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah pada tanggal 26 September hingga 30 September 2016.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan menambah lokasi pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang lebih dikenal dengan Car Free Day.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Bromo di Jawa Timur sejak Senin, 26 September 2016, pukul 06.00 WIB naik dari Waspada menjadi Siaga.
Perubahan iklim telah menunjukkan dampak buruk baik sosial dan ekonomi, namun tidak semua orang mengetahui hal ini.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, saat ini tengah mengevaluasi total pengelolaan hutan yang dilakukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), baik dari sisi bisnis maupun pengelolaannya.
Sebanyak 108 daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia berada dalam kondisi kritis dan perlu ditangani serius. Jika tidak dibenahi, kondisi kritis ini akan memicu bencana banjir bandang.
Peneliti banjir dari Universitas Gajah Mada, Profesor Agus Maryono menyatakan banjir bandang bisa terulang ketika kondisi di hulu tetap tidak dibenahi.










































