Pemprov DKI Gaungkan Semangat Pilah Sampah di Kawasan CFD

Reading time: 2 menit
Pemprov DKI gaungkan semangat pilah sampah di kawasan CFD. Foto: DLH DKI
Pemprov DKI gaungkan semangat pilah sampah di kawasan CFD. Foto: DLH DKI

Jakarta (Greeners) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggaungkan ajakan kepada warga untuk melakukan pemilahan sampah dari rumah kepada warga. Kali ini semangat tersebut mereka gaungkan di kawasan Car Free Day (CFD) pada Minggu (7/6).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa menyelesaikan persoalan sampah sendiri. Butuh keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pemerintah terus memperkuat edukasi dan sosialisasi pilah sampah. Hal itu agar semakin banyak warga memahami bahwa langkah kecil dapat membawa perubahan besar bagi kota.

“Edukasi di CFD ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif warga. Kami ingin gerakan pilah sampah terus meluas dan menjadi kebiasaan yang mengakar dalam kehidupan masyarakat,” ujar Pramono.

Menurutnya, perubahan perilaku menjadi fondasi penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta. Ia berharap gerakan pilah sampah tidak hanya menjadi kampanye sesaat, tetapi tumbuh menjadi budaya bersama yang berjalan lintas generasi.

Pramono juga menegaskan sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (HORECA) berperan strategis dalam pengurangan sampah. Ia mengapresiasi langkah Hotel JS Luwansa yang telah mengelola sampah secara mandiri dan konsisten sebagai contoh praktik baik yang dapat menginspirasi pelaku usaha lainnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha yang peduli lingkungan, Pemprov DKI Jakarta berencana menghadirkan kompetisi pengelolaan sampah bagi hotel, lengkap dengan insentif pajak bagi hotel yang menunjukkan kinerja terbaik dalam pengurangan dan pengelolaan sampah.

“Kalau ini kita lakukan bersama-sama, persoalan sampah bisa tertangani dengan lebih baik. Polusi dapat ditekan, dan masyarakat bisa hidup lebih nyaman,” tambahnya.

Pentingnya Keterlibatan Masyarakat

Sementara itu, Duta Pilah Sampah, Cinta Laura juga ikut mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil bagian. Hal itu melalui perubahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk memilah sampah dari sumber.

Cinta mengungkapkan bahwa sampah yang telah dihasilkan perlu dipilah agar dapat dikelola dan didaur ulang dengan lebih optimal.

“Jika kita lakukan secara konsisten, langkah kecil seperti memilah sampah akan membawa perubahan nyata bagi Jakarta,” kata Cinta.

Senada dengan Cinta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi Asikin, mengatakan keberhasilan Gerakan Pilah Sampah sangat bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. Dengan demikian, DLH DKI Jakarta akan terus memperkuat edukasi, pendampingan, dan kolaborasi bersama warga, komunitas, sekolah, serta pelaku usaha.

“Melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kami optimistis pengurangan sampah dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di Jakarta,” kata Dudi.

Penulis: Dini Jembar Wardani

Editor: Indiana Malia

Top