Pertalite Resmi Diluncurkan

Reading time: 2 menit
Ilustrasi: Ist.

Jakarta (Greeners) – PT Pertamina (Persero) akhirnya meluncurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru dengan Research Octane Number (RON) 90 bernama Pertalite. Melalui pesan singkatnya kepada Greeners, Vice President Coorporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan bahwa Pertalite akan mulai melakukan uji pasar secara serentak di Jakarta, Bandung, dan Surabaya pada hari Jumat (24/07).

“Untuk harganya kita mematok Rp 8.700 per liter, lebih mahal Rp 1.000 dari harga Premium RON 88 dan lebih murah Rp 900 dari harga Pertamax RON 92,” jelasnya, Jakarta, Jumat (24/07).

Selain itu, Wianda mengatakan, Pertamina akan memasok Pertalite ke 103 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tiga kota besar tersebut yang telah ditunjuk oleh Pertamina dengan alokasi per SPBU sebanyak 8 ton. Hal tersebut, lanjut Wianda, telah melalui pertimbangan penjatahan konsumsi untuk kendaraan roda dua sebanyak 3 liter per motor dan kendaraan roda empat sekitar 10 liter hingga 20 liter per mobil.

Vice President Coorporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Vice President Coorporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro. Foto: greeners.co/Danny Kosasih

Di Jakarta, Pertalite sudah ada di 68 SPBU. Sementara untuk di Bandung disediakan di dua SPBU dan di Surabaya sebanyak 33 SPBU. “Pertalite juga ada di 13 SPBU di sepanjang jalan tol di Jawa Barat,” tambahnya.

Lebih jauh, Wianda menjelaskan bahwa peluncuran Pertalite sendiri tidak akan berpengaruh signifikan terhadap impor BBM. Hal ini dikarenakan dalam beberapa minggu ke depan volume distribusi Pertalite masih sangat terbatas. Jadi, distribusi bahan bakar RON 90 ini tidak akan mengganggu pasokan jenis BBM pendahulunya, yaitu Premium dan Pertamax.

Terkait harga yang dipatok oleh Pertamina, Wianda menjamin bahwa harga Pertalite nantinya akan mengikuti Harga Indeks Pasar (HIP). Hal ini terjadi lantaran BBM jenis baru ini bukanlah BBM bersubsidi.

“Penetapan harga Pertalite akan serupa dengan Bahan Bakar Minyak Khusus (BBK) lainnya seperti Pertamax, Pertamax Plus, dan lainnya. Artinya, bila ada perubahan harga dari HIP maka akan ada perubahan terhadap harga Pertalite dan BBK tersebut,” tutupnya.

Penulis: Danny Kosasih

Top