Terumbu Karang di Pesisir Selatan Malang Rusak Parah

Reading time: 2 menit

Malang (Greeners) – Indahnya landscape di pesisir selatan Malang, Jawa Timur, ternyata tidak diimbangi dengan keindahan bawah lautnya. Sebab, hampir 90 persen terumbu karang di pantai Kondang Merak, Bantur rusak. Ini belum data di beberapa pantai lainnya seperti Pantai Sendang Biru, Tamban, Clungup, Balekambang, dan pantai lainnya.

Di Pantai Sendang Biru misalnya, yang menjadi pusat nelayan mencari ikan, sangat dirasakan nelayan bagaimana dampak rusaknya terumbu karang di kawasan itu, Tangkapan para nelayan merosot ketika musim ombak besar, sementara nelayan tidak berani melaut ke jarak yang jauh dari bibir pantai.

Nelayan Sendang Biru, Achmadi, mengaku terumbu karang dan ekosistem di sekitar Pantai Sendang Biru rusak parah akibat adanya praktik illegal fishing, penangkapan ikan dengan menggunakan potassium atau linggis untuk mencongkel ketika menangkap gurita. “Kami para nelayan sudah berusaha merawat tapi masih banyak yang rusak,” katanya, pada minggu kemarin.

Sementara itu, komunitas Sahabat Alam dari Universitas Brawijaya Malang, pekan kemarin juga melakukan kegiatan penanaman terumbu karang buatan di kawasan Pantai Kondang Merak. Menurut Andik Syaifudin, terumbu karang di kawasan Pantai Kondang Merak 90 persen telah rusak. Sehingga pihaknya melakukan inisiatif bersama komunitasnya dengan menanam terumbu karang buatan.

Menurutnya, dari 100 jenis ikan yang ada di kawasan Pantai Kondang Merak, 70 persen di antaranya berlindung di terumbu karang. Karena itu, jika terumbu karang rusak, hasil tangkap ikan nelayan dipastikan turut menurun seiring minimnya jumlah ikan yang ada. “Biasanya ikan mahal seperti ikan Kerapu yang senang berada di sela-sela terumbu karang,” ujarnya.

Ia bersama komunitasnya akan memantau terumbu karang buatannya yang ditanam setiap tiga bulan sekali guna mengetahui apakah masih dalam kondisi bagus atau tidak. Ia berharap pemerintah juga turun tangan membenahi terumbu karang di kawasan pesisir selatan Malang yang rusak.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Malang ternyata belum memiliki data pasti jumlah kerusakan terumbu karang di pesisir selatan Malang. Kepala Dinas Dinas kelautan dan perikanan Malang, Endang Retnowati, mengatakan, informasi kerusakan terumbu karang di Pantai Kondang Merak, Bantur, dari Sahabat Alam (Salam) terkait kerusakan terumbu karang bakal dijadikan bahan untuk membuat langkah pembenahan terumbu karang di kawasan pesisir selatan Malang. “Kita akan membenahi dengan menggunakan anggaran APBD maupun anggaran dari propinsi dan pusat,” ujar Endang. (G17)

Top
You cannot copy content of this page