Industri Fashion Merambah Serat Bambu

Reading time: 2 menit
Ilustrasi: Ist.

Saat ini, perkembangan fashion tidak hanya terpaku pada desain yang unik, namun sudah merambah pada pemanfaatan berbagai serat tanaman dan sampah plastik. Hal ini menandakan bahwa industri mode juga mendukung produk fashion yang ramah lingkungan dan sustainable.

Salah satu yang kini diminati adalah pemanfaatan serat bambu sebagai pengganti kapas. Serat bambu mulai dilirik karena kualitasnya yang anti bakteri, anti jamur dan anti bau tak sedap. Saat ini serat bambu tidak hanya berupa kain. Pakaian siap pakai bagi pria dan wanita, pakaian dalam, hingga kaos kaki dari serat bambu sudah mulai banyak dipasarkan.

Pemanfaatan bambu menjadi serat kain memiliki peluang untuk berkembang. Pasalnya, penanaman sebatang bambu dapat menghemat sepertiga air dibandingkan dengan kapas. Selain itu, bambu tidak termasuk dalam jenis tanaman yang rawan terserang hama jadi tidak membutuhkan pestisida dalam perawatannya sehingga menghasilkan kain yang minim bahan kimia. Dalam pengolahannya pun serat bambu tidak membutuhkan banyak pewarna seperti kapas.

Foto: www.zhai.com.sg

Foto: www.zhai.com.sg

Meskipun tampak kasar, serat bambu jauh lebih lembut dibanding kapas berkualitas tinggi sehingga tidak membuat iritasi bagi yang mengenakannya. Kelebihan lainnya, serat bambu dapat menyerap keringat dengan mudah. Bahan ini juga dapat terurai di tanah sehingga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Berbagai kelebihan yang dimiliki oleh serat bambu ini menyaingi bahan-bahan dengan kualitas tinggi lainnya seperti katun, wool, sutera dan linen.

Salah satu merek fashion yang sudah menggunakan serat bambu dalam rancangannya adalah label Zhai yang bermarkas di Singapura. Zhai yang berdiri pada tahun 2009 merupakan label yang pertama kali bergerak dalam eco-fashion di Singapura dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan untuk koleksinya.

“Setelah mengevaluasi berbagai serat alam, kami menyimpulkan bahwa serat bambu adalah serat yang paling konduktif dan lebih ramah lingkungan untuk digunakan,” tulis Zhai seperti dikutip dalam situs resminya www.zhai.com.sg.

Penulis : Gloria Safira

Top