Ada 10 Taman Nasional dan Balai KSDAE di Indofest 2018

Reading time: 2 menit
indofest 2018
Foto: greeners.co/Dewi Purningsih

Jakarta (Greeners) – Indonesia Outdoor Festival atau Indofest 2018 resmi digelar mulai hari ini sampai dengan Minggu di Exhibition Hall B Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, dalam penyelenggaraan ke-4 ini Indofest 2018 mengajak 10 Taman Nasional dan 1 Balai Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) untuk berinteraksi dan memberikan wawasan kepada para pengunjung.

Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Djati Witjaksono menyatakan, potensi dan pesona alam Indonesia di taman nasional dan taman wisata alam belum banyak diketahui publik. Oleh karena itu perlu adanya sarana atau media untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat.

“Melalui Indofest ini diharapkan banyak pengunjung yang mengetahui bahwa hampir seratus persen wisata alam ada di kawasan konservasi, seperti pendakian gunung, penjelajahan goa, dan kawasan konservasi satwa misalnya Taman Nasional Bantimurung,” kata Djati, Kamis (03/05/2018).

Ditemui dalam acara yang sama, CEO Consina Outdoor Service, Disyon Toba, menyatakan bahwa hadirnya both-both dari Taman Nasional dan Balai KSDAE diharapkan dapat memancing pengunjung untuk mengenal lebih jauh tentang potensi wisata alam yang ada disetiap taman nasional.

“Indofest dirancang sebagai festival kegiatan alam bebas terbesar di Tanah Air yang bukan hanya bicara peralatan alam bebas, tapi juga pengetahuan dan wawasan pengunjungnya,” kata Disyon.

Tahun ini Indofest mengangkat tema “Embrace On The Journey”. Terkait tema ini, Disyon berharap acara ini dapat menjadi ajang pengenalan dunia outdoor activities bagi masyarakat. Dalam acara ini, lanjut Disyon, para ahli, pegiat dan komunitas alam bebas akan berbagi pengalaman tentang keamanan dan kenyamanan beraktivitas di alam, serta bertukar informasi tentang beragam destinasi wisata alam.

“Di sini juga akan disampaikan bagaimana berperilaku yang baik dan benar di alam bebas, termasuk mengurangi timbulan sampah dan tidak merusak alam,” kata Disyon menambahkan.

Indofest 2018 ini berlangsung selama 4 hari, pada tanggal 3 – 6 Mei 2018. Sebanyak 10 Taman Nasional dan 1 Balai KSDAE ikut serta dalam acara ini, diantaranya TN Tambora, TN Kerinci Seblat, TN Gunung Halimun-Salak, dan TN Gunung Rinjani.

Dalam acara ini juga ada 96 produsen peralatan kegiatan alam bebas berskala nasional dan internasional, diantaranya Eiger, Consina, serta Ruff-Dhaulagiri. Acara ini juga didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Penulis: Dewi Purningsih

Top