Gelaran IndoEBTKE ConEx Tahun 2019 Fokus Pada Edukasi Energi Terbarukan

Reading time: 2 menit
Gelaran IndoEBTKE ConEx Tahun 2019 Fokus Pada Edukasi Energi Terbarukan
Foto : www.greeners.co/M. Fariansyah

Jakarta (Greeners) – Belum banyak masyarakat yang mengetahui potensi energi terbarukan di Indonesia. Sementara tuntutan terhadap pemanfaatannya sudah sangat ditunggu berbagai pihak, mengingat Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang tinggi dan beragam untuk energi terbarukan.

Atas dasar hal diatas, Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan  dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM dan Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) menggelar IndoEBTKE ConEx 2019 pada 6-8 November di Jakarta Internasional Expo Kemayoran Jakarta (JIExpo). Tema yang diusung tahun ini adalah “Energy Transition Toward Suistanable Energy Era”.

Tahun ini panitia fokus untuk memberikan edukasi ke masyarakat umum tentang energi terbarukan.

BACA JUGA : Kapal Energi Terbarukan ‘Odyssey’ Singgah di Jakarta

“Untuk acara tahun ini kami memang menfokuskan sosialisasi energi terbarukan kepada masyarakat. Jadi kalau dulu B to B, sekarang B to C”  ungkap Adrian Lembong, Ketua IndoEBTKE ConEx 2019 pada Press Conference yang dilaksanakan Rabu (30/10) di Jakarta.

Gelaran IndoEBTKE ConEx 2019 Fokus Pada Edukasi Energi Terbarukan

Ketua IndoEBTKE ConEx 2019 Adrian Lembong (kiri) & Ketua METI Surya Darma (kanan, berbatik) dalam press conference IndoEBTKE ConEx. Foto : www.greeners.co/M. Fariansyah

Adrian juga menjelaskan partisipasi masyarakat memang menjadi salah satu indikator gelaran ini. Gelaran-gelaran sebelumnya lebih fokus untuk mempertemukan praktisi dan ahli di bidang energi terbarukan.

Surya Darma selaku ketua METI, menyebut energi terbarukan sebagai isu yang penting untuk diketahui masyarakat. Apalagi usai pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut energi terbarukan sebagai salah satu fokus di periode keduanya.

BACA JUGA : Energi Terbarukan Mahal?

“Kedepan energi yang paling banyak digunakan adalah energi terbarukan, orang mulai shifting (bergeser)” ungkapnya.

METI menaruh harapan besar pada gelaran ini. Pasalnya banyak tantangan energi terbarukan yang akan dihadapi baik komponen bahan bakar maupun kelistrikan.

Gelaran ini juga menjadi penting mengingat target peningkatan penggunaan energi terbarukan dari 6% menjadi 23% pada 2025. Oleh karenannya pantia  tidak hanya mengundang masyarakat namun juga perwakilan internasional untuk turut hadir.

Penulis : Mohammad Fariansyah

Top
You cannot copy content of this page