Delapan Pilihan Sarapan Buah untuk Pencernaan yang Baik

Reading time: 3 menit
Sarapan buah apel untuk pencernaan yang lebih baik.
Delapan Pilihan Sarapan Buah untuk Pencernaan yang Baik. Foto: Shutterstock.

Jika Anda tidak bisa melahap terlalu banyak makanan di pagi hari, cobalah mengonsumsi menu alternatif ini. Beragam penelitian menemukan sarapan buah baik bagi pencernaan. Berikut beragam buah-buahan yang baik bagi sistem pencernaan sobat Greeners.

Sarapan Buah untuk Sistem Pencernaan yang Baik

1. Pepaya

Untuk memulai hari, pepaya sangat cocok sebagai pilihan Anda. Buah berwarna oranye yang tinggi akan vitamin C ini sangat baik sebagai salah satu bahan sarapan. Pernahkah Anda mendengar tentang pepaya yang dapat melancarkan pencernaan? Ya, pepaya dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan sepanjang hari. Hal tersebut  karena enzim pencernaan papain hadir di dalamnya. Semakin matang buah pepaya, semakin tinggi kandungan enzim di dalamnya yang akan membantu proses protein masuk ke dalam tubuh.

2. Apel

An apple a day keeps the doctor away. Mungkin Anda sering mendengar pepatah ini. Tidak heran, kandungan nutrisi apel terkenal sangat baik bagi tubuh. Buah populer yang satu ini selalu menghiasi rak supermarket dalam berbagai musim. Baik itu langsung santap maupun diolah menjadi salad, buah ini akan tetap terasa nikmat. Apel kaya akan Vitamin A, vitamin C, dan juga mengandung sejumlah mineral dan potasium. Kandungan tersebut dapat membantu mengatasi masalah sembelit dan juga menjaga sistem pencernaan yang sehat berkat kaya serat. Untuk menambah kandungan serat dan antioksidan, Anda dapat mengonsumsi buah apel bersama dengan kulitnya.

3. Timun

Walaupun dunia kuliner mengenal timun sebagai sayuran, namun secara ilmu pengetahuan alam, timun masuk dalam kategori buah-buahan. Timun yang bisa langsung Anda santap sebagai lalapan ini memiliki banyak nutrisi. Tingginya kandungan air yang ada dalam timun menyebabkan buah ini memiliki kandungan kalori yang rendah. Timun juga mengandung enzim erepsin yang membantu pencernaan. Efek ajaib dari makanan sederhana ini bermacam-macam seperti memberikan bantuan dari keasaman lambung, gastritis dan tukak lambung.

4. Pisang

Manfaat pisang untuk pencernaan sudah sangat terkenal, karena kandungan seratnya yang tinggi, yang juga penting untuk buang air besar yang baik. Pisang adalah tambahan yang mengenyangkan untuk menu sarapan Anda. Selain mengandung karbohidrat dan protein yang tinggi, pisang juga mengandung vitamin A, B, dan C.

Mengutip dari Alo Dokter, pisang yang belum matang merupakan sumber sari pati resisten, yaitu makanan bagi bakteri baik yang ada di usus besar, dan dengan demikian akan meningkatkan sistem pencernaan sekaligus menjaga kesehatan saluran pencernaan Anda.

5. Madu dan lemon

Madu dan lemon dengan air hangat dikenal dapat meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh. Meminumnya di pagi hari dengan perut kosong dapat membantu meningkatkan metabolisme dan membantu Anda dalam perjalanan menuju penurunan berat badan. Madu dan lemon berfungsi sebagai alat detox karena madu memiliki fungsi antibakteri.

Sarapan buah lemon dan madu untuk pencernaan yang lebih baik.

Madu dan lemon dengan air hangat dikenal dapat meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh. Foto: Shutterstock.

6. Arbei

Walaupun bentuknya begitu kecil, namun beragam arbei mengandung kepadatan nutrisi. Bentuknya yang imut juga membuat mereka berkalori rendah. Selain mengandung vitamin dan mineral, arbei juga kaya akan serat yang akan berdampak pada pengurangan rasa lapar dan asupan makanan. Sebuah penelitian menunjukkan arbei dapat mengurangi berat badan sebesar setengah kilogram dalam empat tahun.

7. Jeruk Bali

Grapefruits atau masyarakat Indonesia kenal dengan nama jeruk bali, sudah jamak menjadi komponen diet dan penurunan berat badan. Selain kalorinya yang rendah, jeruk bali mengandung banyak air dan serat yang keduanya baik untuk menurunkan berat badan.Sebuah penelitian menunjukkan dewasa obesitas yang mengonsumsi jeruk bali sebelum waktu makan tercatat penurunan berat badan signifikan. Dalam studi yang berlangsung dua belas minggu, partisipan yang mengonsumsi jeruk bali berhasil menurunkan berat badan mereka paling tedak seberat 1,6 kilogram.

8. Kiwi

Mengandung vitamin C, vitamin K dan potassium menjadikan kiwi sebagai sumber nutrisi yang mengesankan. Kiwi mengandung serat bernama pectin. Serat ini membantu kita merasa lebih kenyang, mengurangi nafsu makan, dan mendorong penurunan berat badan. Selain itu, kiwi juga merupakan obat pencahar alami dengan stimulasi pergerakan di dalam saluran pencernaan sehingga membantu untuk mengurangi berat dari air dalam tubuh.

Baca juga: Nicholas Saputra Serukan Keragaman Pesan dalam Isu Lingkungan

Menu Lain yang Harus Anda Tambahkan untuk Sarapan: Teh Hijau

Selain buah-buahan di atas, ada satu lagi yang harus Anda perhitungkan sebagai menu sarapan: teh hijau. Jika Anda mengamati komposisi dari suplemen penekan nafsu makan, niscaya Anda akan sering menjumpai teh hijau. Telah banyak penelitian yang menaksir kemampuan teh hijau dalam membakar lemak. Salah satu penelitian tersebut menunjukkan 23 partisipan yang mengonsumsi kapsul ekstrak teh hijau mampu membakar 17% lemak hanya dalam setengah jam. Ada berbagai macam cara untuk menikmati teh hijau di pagi hari. Cobalah untuk menambahkan madu, jahe, daun mint, untuk variasi teh Anda di pagi hari.

Penulis: Krisda Tiofani

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page