Furnitur dari Bakteri dan Jamur

Reading time: 2 menit
furnitur
Foto: Ecovative Design/inhabitat.com

Ternyata jamur bisa lebih dari sekadar penganan. Ecovative, sebuah perusahaan yang menciptakan Mushroom Packaging (kemasan dari jamur) telah bekerjasama dengan perusahaan pembuat semen bioMASON untuk menciptakan furnitur yang seluruhnya terbuat dari jamur dan mikroorganisme. Kedua perusahaan ini baru saja mengungkapkan produk terbaru mereka di acara Biofabricate 2016.

Organisme hidup digunakan untuk membentuk furnitur berbahan jamur dalam proses inovatif yang radikal. Furnitur tersebut ditumbuhkan dengan jamur, mikroorganisme dan limbah pertanian dengan konsumsi energi yang minimal saat produksinya, bahkan dibandingkan dengan cara pembuatan furnitur secara tradisional. Menggunakan jamur miselium untuk kaki-kakinya, biosemen dengan bantuan bakteri untuk mejanya. Hasilnya adalah furnitur yang bebas toksin.

furnitur

Foto: bioMason/inhabitat.com

CEO Ecocative menyatakan dalam pernyataannya, “dengan peluncuran produk furnitur baru dari Ecovative dan produk meja yang merupakan hasil kolaborasi, kami telah beralih dari pembicaraan “bagaimana kalau” menjadi “di mana saya bisa beli?” terutama menyangkut produk yang dibuat secara biologis. Semakin jelas bahwa konsumen dan dunia usaha telah mengarahkan dunia usaha untuk produk-produk yang dirancang dengan baik namun ramah lingkungan.”

furnitur

Foto: Ecovative Design/inhabitat.com

Dengan produk yang sudah mereka tampilkan tersebut, tantangan utamanya saat ini adalah untuk memotong biaya produksi sehingga produk tersebut makin terjangkau. CEO bioMASON, Ginger Krieg Dosier berkata bahwa perusahannya sedang melakukan proses tersebut dengan cara memodifikasi proses manufakturnya dan bekerjasama dengan pabrik-pabrik lokal.

Mereka yakin bahwa barang-barang yang diproduksi secara biofabrikasi akan semakin mendapatkan tempat di masa depan. Setelah masyarakat umum mulai mengetahui dan merasakan produk mereka, kebutuhannya akan meningkat dan akan semakin mendorong inovasi di bidang biofabrikasi.

Penulis: NW/G15

Top
You cannot copy content of this page