Ide & Inovasi
Ketika bepergian dengan kereta, memasak, belajar, atau melakukan rutinitas lainnya, mendengar lagu selalu menjadi aktivitas pelengkap yang erat dengan kita. Itulah mengapa biasanya orang-orang memiliki earphone dan headphone. Untuk Anda para pecinta lingkungan, ini dia headphone berkelanjutan yang berkontribusi membuat bumi kita lebih hijau.
Kondisi alam yang semakin buruk menjadi salah satu dampak dari bisnis-bisnis yang tak bertanggung jawab. Untuk itu, banyak inovasi yang mulai terwujud. Salah satunya adalah gitar berkelanjutan.
Hasil panen kelapa sawit segar setelah pengolahannya menyisakan sekitar 20 persen limbah, sedangkan produksi limbah TKKS jumlahnya sangat melimpah. Maka dari itu, Kawasan Sains dan Teknologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan Green Composite Helmet.
Mulai bermunculan solusi dari Pemerintah yang melarang penggunaan kantong plastik sekali pakai. Tetapi, solusi ini tak bisa mengatasi persoalan kemasan produk yang berbahan plastik. Sampai akhirnya hadir produk Qyos di Indonesia.
India saat ini menyumbang 10% debu karbon dan residu dari limbah daur ulang, membentuk hampir 4,3 juta metrik ton limbah yang terbuang setiap tahun. Inilah yang mendorong Rhino Machines dalam inovasinya akan batu bata dari debu.
Produksi kartu debit dan kredit yang melimpah meninggalkan jejak karbon yang besar. Menanggapi dampak lingkungan ini, TreeCard, merencanakan peluncuran kartu debit kayu.
Indonesia menempati peringkat dua dunia sebagai negara penghasil sampah plastik ke laut. Ini mendorong terciptanya Biopac, kemasan dari rumput laut.
Aliansi peneliti dari MIT dan Singapura telah merancang alat pendeteksi stres tanaman dengan sensor optik portabel.
Gesits, motor listrik buatan Indonesia yang dapat mencapai kecepatan hingga 70 km/Jam dengan jarak tempuh hingga 50 kilometer.
Skotlandia Manfaatkan 100% Hidrogen untuk menghangatkan 300 rumah di Fife, menjadikan negaranya semakin dekat dengan target nol-karbon.
Jacinto and Lirio, merek yang menjual solusi masalah pertumbuhan eceng gondok yang menyebabkan banjir, matinya ikan, dan penyakit.
Plépah, hadir menjadi alternatif solusi kemasan makanan yang ramah lingkungan bagi para pelaku industri F&B dan Hospitality.
Mango Materials, perusahaan yang berbasis di San Fransisco, memproduksi biopolimer yang berasal dari limbah metana.










































