Utusan Khusus Presiden Resmi Buka ICCEFE Ke Lima

Reading time: 2 menit
Indonesia Climate Change Education Forum and Expo (ICCEFE) digelar untuk yang ke lima kalinya di Assembly Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (15/05). Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Jakarta (Greeners) – Guna mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca, Cendekia Mulia Komunikasi bekerjasama dengan The Climate Reality Project Indonesia kembali menggelar Indonesia Climate Change Education Forum and Expo (ICCEFE) untuk yang ke lima kalinya.

Acara yang didukung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman ini resmi dibuka oleh utusan khusus presiden untuk pengendalian perubahan iklim, Rachmat Witoelar. Dalam sambutannya, Rachmat mengatakan bahwa tujuan utama dari diselenggarakannya ICCEFE ini adalah untuk menyediakan sarana komunikasi dan sosialisasi program perubahan iklim di Indonesia.

“Khususnya untuk meningkatkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan dalam menyikapi perubahan iklim yang semakin bisa dirasakan,” jelasnya saat membuka ICCEFE ke lima di Assembly Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (15/05).

Dalam acara pembukaan ICCEFE ke lima, Jumat (15/05), utusan khusus presiden untuk pengendalian perubahan iklim, Rachmat Witoelar menyatakan bahwa  perubahan iklim adalah masalah semua orang. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Dalam acara pembukaan ICCEFE ke lima, Jumat (15/05), utusan khusus presiden untuk pengendalian perubahan iklim, Rachmat Witoelar menyatakan bahwa perubahan iklim adalah masalah semua orang. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Dalam rangkaian kegiatan ini, lanjutnya, akan diisi oleh edukasi dan penyebaran informasi secara luas agar masyarakat dapat memahami lebih dalam mengenai permasalahan perubahan iklim dan dampaknya bagi ekonomi, pertanian dan aspek kehidupan yang lainnya.

“Acara ini sangat menekankan pada pendidikan agar semua masyarakat, baik anak, remaja maupun dewasa, paham akan perubahan iklim. Perubahan iklim adalah masalah semua orang. Jangan sampai Indonesia menunggu hingga terjadi bencana yang fatal baru semuanya bertindak,” tukasnya.

Sebagai informasi, ICCEFE ke lima kali ini mengangkat tema “Penguatan pembangunan rendah emisi untuk masa depan berkelanjutan dan menudukung Indonesia menjadi poros maritim dunia”.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai Kementrian dan Lembaga, Pemerintah daerah, Pemerintah provinsi, Kabupaten dan Kota, BUMN, Perusahaan swasta, Lembaga pendidikan, serta kelompok-kelompok masyarakat.

Setiap peserta menggelar kegiatan unggulan masing-masing daerah dan lembaga melalui pameran, seminar, workshop, gelar budaya, bedah buku, demo memasak sehat dan rendah karbon untuk anak, pemutaran film, pertunjukan musik, field trip serta bike for the earth.

Penulis: Danny Kosasih

Top
You cannot copy content of this page