Abu Vulkanik Gunung Sinabung Tutupi Permukaan Danau Toba

Reading time: 2 menit
Foto: Walhi Sumatera Utara

Jakarta (Greeners) – Sudah sepekan lamanya permukaan Danau Toba yang terletak di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara tertutup abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo.

Berdasarkan pantauan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumatera Utara, permukaan Danau Toba tidak jelas bila dipandang dari pinggiran Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kota obyek wisata Parapat atau sekitar 120 km dari Kota Medan.

Koordinator Walhi Sumatera Utara, Dana Tarigan, mengatakan, sudah hampir seminggu lamanya langit di Kota Parapat kehilangan cahaya matahari. Suasana terlihat gelap akibat kabut yang begitu tebal.

“(Sinar) Mataharinya tidak tembus ke bumi, Parapat agak gelap, abu di mana-mana,” terang Dana saat dihubungi oleh Greeners, Jakarta, Jumat (17/10).

Jika pada keadaan normal wisatawan dari Parapat dapat memandang secara jelas Pulau Samosir di tengah Danau Toba saat siang hari, lanjut Dana, maka selama beberapa hari terakhir, pulau itu tidak bisa dilihat. Bahkan air danau telah berubah warna menjadi cokelat.

“Warga setempat juga banyak yang memakai masker penutup hidung dan mulut dalam beraktivitas sehari-hari. Sekolah pun diliburkan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan potensi erupsi Gunung Sinabung masih tetap tinggi. Pada Jumat 10 Oktober 2014 pukul 06.00 WIB telah terjadi 10 kali gempa hibrid, gempa vulkanik, tremor simultan, dan 38 kali guguran awan panas.

Selain itu, juga terjadi awan panas guguran dari puncak dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah selatan dengan tinggi kolom abu awan panas 2.000 meter.

Kepala Pusat Data Informasi Publik BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan Status tanggap darurat masih berlangsung hingga 18 Oktober 2014 dan kemungkinan akan diperpanjang oleh Bupati Karo karena masih banyak pengungsi yang memerlukan penanganan darurat.

“Kami masih terus bersiap jika sewaktu-waktu terjadi erupsi yang lebih besar,” tambahnya.

Sebagai informasi, gunung Sinabung berada pada radius sekitar 70 kilometer barat daya dari Danau Toba dan menjadi bagian dari Pegunungan Bukit Barisan. Bersama Gunung Singgalang, mereka memiliki aktivitas vulkanologis cukup menonjol di antara sekitar 127 gunung berapi aktif di Indonesia.

Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara dan juga paling terkenal di Indonesia, memiliki luas lebih kurang 630 kilometer persegi. Danau Toba juga salah satu danau purba dunia yang unik, dengan pulau besar di tengahnya, yaitu Pulau Samosir.

(G09)

Top
You cannot copy content of this page