Nowela, Bangga Papua

Reading time: 2 menit
Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay. Foto: greeners.co/Renty Hutahaean

Jakarta (Greeners) – Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki begitu banyak pantai. Berdasarkan data dari Badan Informasi Geospasial, Indonesia memiliki panjang garis pantai 99.093 kilometer. Potensi alam ini, sayangnya, belum semuanya dimanfaatkan dengan optimal.

“Kalau orang sampai ke luar negeri untuk vacation, sayang banget karena Indonesia alamnya kaya,” ujar Nowela saat ditemui Greeners di sebuah studio musik di bilangan Fatmawati, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Perempuan bernama asli Nowela Elizabeth Mikhelia Auparay ini menyatakan bahwa di Papua banyak pantai yang indah dan masih dalam kondisi asli atau sangat jarang dikunjungi manusia.

“Belum pernah aku temukan pantai di Pulau Jawa yang pasirnya seputih di Papua. Dia (pantai) bersih, terawat, dan terjaga. Saya sudah ke banyak kota di Jayapura. Hampir semua pantainya bagus. Di Biak, Serui, Nabire, mereka punya spot hampir semuanya bagus, enggak ada yang enggak,” ujarnya berpromosi.

Finalis Indonesian Idol musim ke delapan kelahiran Wamena, Papua ini mengaku senang bertualang dan senang pergi ke pantai. Ia pun lantas bercerita bahwa saat dirinya kecil, ia diceritakan ada daerah di Biak yang memiliki sungai yang sangat indah. Keindahan sungai itu menonjol karena ada kilau pasir emas yang mengalir terbawa air. “Waktu itu orang-orang jadi kaya karena itu. Segila itu potensi alamnya,” katanya.

Saat ini, selain dikenal sebagai wilayah tambang emas, Papua juga dikenal sebagai salah satu lokasi diving terbaik di Indonesia dan dunia. Salah satunya adalah Raja Ampat. Namun, menurut Nowela, ketenaran Raja Ampat justru membuatnya khawatir jika pelancong datang ke Papua hanya ke Raja Ampat.

“Sekarang, Raja Ampat sudah mulai komersil, banyak pendatang. Kalau bukan kita yang menjaga lingkungannya, siapa lagi? Semuanya berawal dari virgin-nya alam itu sendiri karena indahnya di situ. Kalau beberapa puluh tahun ke depan sudah kotor, sayang sekali,” ujarnya.

Nowela juga merasa selama ini potensi alam dan pariwisata, khususnya di wilayah Timur Indonesia, belum tergarap dengan baik. Selain itu, minimnya promosi potensi daerah di kawasan tersebut membuat banyak kawasan timur Indonesia, termasuk Papua, tertinggal dari segi kesejahteraan ekonomi.

“Ini bukan hanya usah pemerintah saja. Harus ada kerjasama dengan media, sponsor, dan sebagainya. Kalau enggak ada media, bagaimana orang tahu kalau tempat itu keren? Harus banyak pihak yang terlibat supaya lebih terekspos,” pungkasnya.

(G08)

Top

You cannot copy content of this page