Karya Seni Dari Daun Jatuh

Reading time: 2 menit
Foto: boredpanda.com

Seniman Omid Asadi telah mengubah kebiasaan mengumpulkan daun musim gugur pada tingkat yang berbeda, yaitu dengan menciptakan serangkaian karya seni memotong daun yang indah. Asadi hanya menggunakan pisau Exacto dan dedaunan dengan berbagai warna yang ia temukan di tanah sebagai mediumnya.

Dengan teknik potong yang sangat hati-hati, seniman ini mengubah daun-daun yang telah gugur tersebut menjadi gambar tokoh, binatang, dan arsitektur. Ia memberi daun tersebut hidup yang baru.

Foto: boredpanda.com

Asadi memandang kemampuan artistiknya pada daun sebagai cara lain untuk melihat dunia dengan berbeda, mengenali keindahan alam di sekitar dengan cara yang baru.

“Bagi saya, seni adalah cara untuk melihat dunia dan sekitar saya dengan cara yang berbeda,” ungkap pria asal Iran ini seperti dilansir dalam blog pribadinya, omidasadi.artweb.com.

Dia mulai mengumpulkan daun-daun yang gugur ketika ia menyadari bahwa banyak orang menyingkirkan daun-daun tersebut tanpa memerhatikan keindahan dari warna dedaunan itu.

Asadi memilih menggunakan daun maple karena bentuk daunnya yang unik dan daun ini dapat dengan mudah ditemukan di daerahnya.

Foto: boredpanda.com

Terinspirasi oleh seni memotong kertas (papper cutting), Asadi mengumpulkan dedaunan yang kuat dan tahan lama sebelum memotongnya menjadi berbagai gambar. Dengan pisaunya, seniman ini secara berhati-hati menggunakan metode subtraktif untuk “mengukir” daun tersebut, membentuk mata dan garis-garis yang menggambarkan harimau, garis lengkung tebal yang menunjukkan kepala elang, atau membelah daun menjadi dua untuk membuat potongan seni yang lebih rumit.

Asadi juga membiarkan bentuk alami daun tersebut menginspirasi karyanya, misalnya mengubah daun yang lonjong menjadi gambar mata atau bulu.

Seni memotong daun Asadi menginspirasi sebuah proyek kerajinan musim gugur, menantang pecinta seni dan alam untuk membuat kreasi mereka sendiri dari daun-daun yang sudah gugur.

(G08)

Sumber: inhabitots.com

Top
You cannot copy content of this page