Janda Bolong, Tanaman Hias yang Lagi Jadi Rebutan

Reading time: 2 menit
Janda Bolong, Tanaman Hias yang Lagi Jadi Rebutan
Janda Bolong, Tanaman Hias yang Lagi Jadi Rebutan. Foto: Shutterstock.

Di masa pandemi Covid-19, demam tanaman hias kembali hadir di Tanah Air. Beberapa waktu belakangan, tanaman hias dengan nama nyeleneh ‘janda bolong’ marak diperbincangkan. Jamak media daring mengabarkan janda bolong dibanderol dengan harga fantastis, mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Lalu, seperti apa keunikan janda bolong ini?

Janda bolong termasuk dalam genus Monstera. Genus Monstera memiliki lebih kurang sekitar 40-50 spesies. Pada habitat aslinya tanaman Monstera dapat tumbuh sebagai tanaman autotrop atau epifit yang tumbuh menjalar berumpun. Monstera juga kerap merambat di bawah vegetasi hutan pada intensitas cahaya rendah atau ternaungi. Flora ini tidak menyukai cahaya matahari langsung.

Monstera biasa tumbuh optimal pada lingkungan lembab. Flora ini mensyaratkan tanah bertekstur liat berpasir yang mengandung banyak bahan organik serta drainase baik. Dia dapat hidup di daerah berikilim tropis bebas yang bebas dari salju  Walau menyukai tempat yang lembab, tanaman ini toleran terhadap kekeringan, tetapi dia sangat sensitif terhadap salinitas dan suhu.

Secara morfologi, tanaman Monstera berbunga sempurna dengan bentuk tongkol (spadix) silindris, panjang mencapai 17-20 cm dengan ujung mengecil dan tumpul membulat.  Bunga betina tersusun berbaris (linear) dan melingkar (turbinate) sepanjang tongkol dan berlendir atau lengket bila masih muda. Sedangkan warna tangkai bunga hijau dengan panjang mencapai 10 – 15 cm dan tebal 2 cm. Monstera dapat berbunga sepanjang tahun, terutama bila lingkungan dengan kelembaban udara tinggi. Umumnya, dia akan berbunga pertama kali saat berumur 3 tahun.

Baca juga: Perkenalkan, Tokek Anyar Asli Bali: Tokek Jatnai

Warga Mancanegara Mengenal Janda Bolong Sebagai Tanaman ‘Keju Swiss’

Janda bolong sendiri bernama latin Monstera adansonii atau dalam penamaan Bahasa Inggris disebut Swiss cheese plant (sama dengan Monstera deliciosa); Adanson’s monstera; Swiss cheese vine; atau five holes plant. Jenis monstera satu ini mempunyai keunikan yang terlihat dari daunnya yang hijau mencolok, terdapat lubang atau seperti robekan pada tengah daun, dan berbentuk hati.

Berbagai sumber mengatakan tanaman janda bolong berasal dari hutan Amerika Tengah dan Selatan, di mana tanaman ini tumbuh di bawah naungan pepohonan. Merujuk The Spurce, tanaman ini merupakan tanaman tahunan tropis dari Amerika Tengah dan Selatan yang biasanya ditanam sebagai tanaman hias.

Janda bolong merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan bersifat merambat. Janda bolong memiliki tinggi hingga 60 kaki, dan tumbuh baik di bawah sinar matahari yang tidak langsung. Jika sinar matahari langsung tidak dapat dihindari, maka batasi paparannya sekitar dua sampai tiga jam pada sinar matahari pagi.

Tanaman berdaun unik ini juga tidak mempunyai penyakit atau masalah hama yang serius. Adapun hama tanaman dominan yang sering dijumpai seperti kutu daun, kutu putih, thrips, sisik atau tungau laba-laba. Untuk mengatasi hama tersebut maka diperlukan sabun insektisida berupa larutan non-toksik.

Baca juga: Bayam Duri, Tanaman Obat untuk TBC hingga Diare

Janda Bolong, Tanaman Hias yang Lagi Jadi Rebutan

Penulis: Sarah R. Megumi

Editor: Ixora Devi

Top
You cannot copy content of this page