Perkenalkan, Tokek Anyar Asli Bali: Tokek Jatnai

Reading time: 2 menit
Perkenalkan, Tokek Anyar Asli Bali: Tokek Jatnai
Perkenalkan, tokek anyar asli Bali: Tokek Jatnai. Foto: Awal Riyanto/Taprobanica

Tokek jatnai, Cyrtodactylus jatnai, merupakan salah satu spesies tokek berujung bengkok yang berasal dari Bali, Indonesia. Pada International Day for Biological Diversity atau Hari Keanekaragaman Hayati Dunia, 22 Mei 2020, tokek ini dimasukkan sebagai salah satu jenis tokek baru.

Penamaan tokek ini diberikan sebagai penghargaan kepada ahli konservasi, ekologi dan primatologi Prof. Jatna Supriatna. Pakar yang juga lahir di Bali ini berafiliasi dengan Universitas Indonesia. Dia dinilai berkontribusi besar bagi konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia. Selain itu, penyematan nama Jatnai juga diberikan atas kebaikan serta dukungan yang diberikan Prof. Jatna selama kegiatan penelitian.

Lebih jauh, peneliti yang ikut andil dalam penemuan tokek ini adalah A. A. Thasun Amarasinghe dari Research Center for Climate Change Universitas Indonesia, Awal Riyanto dari Museum Zoologicum Bogoriense, Mumpuni dari Museum Zoologicum Bogoriense, dan Lee L. Grismer dari La Sierra University, California, AS.

Baca juga: Bayam Duri, Tanaman Obat untuk TBC hingga Diare

Tokek Jatnai Dikenal dengan Nama Lain Selama Seabad

Jurnal Taprobanica, menjelaskan, selama satu abad sebelumnya fauna ini dikenal sebagai C. fumosus. Namun, dari pemeriksaan termutakhir terkait tubuh C. fumosus,  terungkap bahwa Cyrtodactylus dari Bali ini mewakili setidaknya satu spesies yang berbeda. Yang membedakan C. jatnai dari C. fumosus adalah C. jatnai memiliki sisik dengan bentuk bintik-bintik hitam berukuran agak besar, sementara C. fumosus tidak memiliki itu.

Selain itu, pemeriksaan morfologi terhadap spesies baru dan sampel dari wilayah biogeografi yang berbeda menemukan bahwa jenis tokek baru ini mirip dengan C. seribuatensis yang berasal dari Pulau Seribuat di Malaysia Barat.

Tokek jatnai ditemukan di Teluk Menjangan, Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Hewan ini merupakan satu-satunya tokek bergenus Cyrtodactylus yang dilaporkan dari Bali Barat dan merupakan fauna endemik pulau itu. Selain itu, tokek ini berhabitat di hutan tropis basah, hutan monsoon, hutan gugur kering, singkapan karang di dekat pantai, batu besar di dekat sungai, dan semak-semak di dekat pantai.

Baca juga: Si Gemas Asli Indonesia, Ikan Botia Badut

Secara morfologi, tokek atnai memiliki tubuh berwarna kuning kecoklatan dengan bercak-bercak hitam. Hewan ini merupakan hewan berkaki empat dengan lima jari di setiap kakinya. Ia juga memiliki ekor yang panjang dan sepasang mata yang berbentuk seperti reptil pada umumnya. Tokek jantan dewasa dapat memiliki panjang tubuh mencapai 66,8 mm. Sementara itu, tokek betina dewasa dapat mencapai panjang hingga 64,8 mm.

Tokek Jatnai Asli Bali

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Editor: Ixora Devi

Top