“Recycle”, Kolaborasi Lima Seniman Grafiti

Reading time: 2 menit
"Recycles". Foto: © BrooklynStreetArt.com ©Urban Forms/Marek Szymanski

Grafiti adalah seni melukis pada media dinding-dinding kosong. Kini grafiti lebih dikenal sebagai karya seni jalanan, karya seni untuk menunjukkan keresahan yang terjadi dalam masyarakat.

Di Polandia, karya grafiti terbesar dan tertinggi di dunia berada. Grafiti tersebut dilukis pada dua buah menara setinggi 33 meter oleh lima warga lokal yang sudah ahli di bidangnya. Mereka adalah Chazme, Cekas, Proembrion, Sepe, dan Tone; orang-orang yang kompeten, profesional, dan mempunyai pengalaman melukis grafiti yang mumpuni. Kelimanya tergabung dalam TONE.

Michał Bieżyński dari festival mural The Urban Forms di Łódź, Polandia yang mengajak kelima orang tersebut untuk membuat grafiti di dinding tersebut. TONE berhasil bekerja sama menyatukan gaya grafiti masing-masing seniman dan menciptakan sebuah karya grafiti yang harmoni. Kelimanya sanggup berbagi tugas dan melahirkan karya kolaborasi yang indah.

“Recycles”. Foto: ©Urban Forms/Marek Szymanski

Karya kelima seniman grafiti ini dinamai “Recycle”. Seperti yang dijelaskan di laman huffingtonpost.com, grafiti ini diciptakan secara sengaja dengan ketinggian tertentu untuk menghasilkan gambar yang dapat dilihat dari kejauhan. Keunikan dari karya ini adalah apabila kita melihat “Recycle” dalam jarak dekat, gambarnya berbeda. Perspektif yang berbeda menghasillkan gambar yang berbeda.

Jika diperhatikan dari kejauhan, dinding menara yang berada di sebelah kiri menggambarkan pemandangan pagi hari dimana orang-orang pergi terburu-buru menuju tempatnya beraktivitas. Mereka membawa harapan sekaligus rasa frustasinya. Sementara, dinding menara di sebelah kanan menunjukkan kelanjutan dari grafiti di menara sebelumnya. Gambarnya menampilkan akhir dan penutup dari aktivitas manusia di penghujung hari.

Dan jika dilihat secara vertikal dari bawah ke atas, perspektif gambarnya menjadi berbeda sehingga menghasillkan gambar yang berbeda juga. Semua gambar manusia yang ada didalamnya menjadi bentuk yang abstrak.

Grafiti “Recycle” menjadi karya yang fenomenal. Tidak hanya unik dan indah, grafiti tertinggi di dunia ini juga menggambarkan kehidupan masyarakat metropolis masa kini.

(G15)

Top
You cannot copy content of this page