Yuk, Mulai Gaya Hidup Organik dengan 21 Langkah Ini!

Reading time: 5 menit
gaya hidup organik
Yuk, Mulai Gaya Hidup Organik dengan 21 Langkah Ini! Foto: Shutterstock.

Sobat Greeners, apakah Anda ingin mengawali hidup dengan lebih sehat dan ramah lingkungan? Salah satu langkah yang bisa kita tempuh yakni dengan memulai menjalani gaya hidup organik. 

Penelitian membuktikan bahwa mengadopsi gaya hidup organik memberikan banyak keuntungan. Namun, menerapkan gaya hidup ini di tengah kebiasaan serba instan membuatnya menjadi pilihan yang sulit dan mahal.

Untuk memulai membiasakan diri mengonsumsi makanan yang sehat, cobalah menyadari perubahan pada hal-hal yang kecil, seperti membaiknya kesehatan dan mood.

Hal ini akan membantu kita untuk menyesuaikan diri dan menumbuhkan motivasi untuk melanjutkan hidup sehat ke cakupan yang lebih luas. Inilah langkah-langkah untuk memulai gaya hidup organik. Yuk, simak!

21 Langkah Memulai Gaya Hidup Organik

1. Mulailah dari kebutuhan pokok

Makanan merupakan salah satu sumber kebahagiaan bagi manusia. Mengonsumsi makanan yang kita siapkan dari kebun kita sendiri dapat menjadi motivator sekaligus membuat kita lebih memperhatikan apa yang kita konsumsi.

Jika belum siap menanam buah dan sayur sendiri, mulailah dengan memilih makanan yang alami saat membeli kebutuhan pangan. Perbanyak sayur dan buah segar, memilih daging dan telur yang dari sapi dan ayam yang sehat (lebih baik memilih yang organik), atau menggunakan minyak kelapa murni yang bebas dari proses kimia.

Cobalah untuk menyiapkan makanan organik setidaknya satu kali dalam seminggu. Melibatkan anggota keluarga saat menyiapkan makanan juga membuat Anda semakin mengenal mereka dengan berdiskusi dan mengetahui makanan organik apa yang mereka suka.

2. Pilihlah makanan produksi lokal

Dengan membeli produk lokal, Anda telah membantu perekonomian dalam negeri. Selain itu, Anda juga turut membantu mengurangi efek gas rumah kaca dengan memotong bermil-mil jejak karbon yang timbul akibat mengimpor makanan.

Apalagi jika Anda membeli langsung dari petani atau peternakan lokal. Seringkali produk di sana lebih murah daripada toko bahan makanan. Jika Anda pergi menjelang akhir jam kerja pasar petani, Anda bahkan bisa mendapatkan beberapa penawaran fantastis!

3. Kunjungi pasar tradisional

Dengan berbelanja di pasar tradisional, Anda dapat bertanya mengenai proses produksi, apa saja yang sedang musim, dan bagaimana cara mengolah bahan makanan tersebut.

Pasalnya, membeli makanan di supermarket besar tidak menjamin kesegaran dari buah dan sayur yang dijual, karena siapa yang tahu kalau buah atau sayur tersebut telah lama tersimpan di lemari pendingin?

4. Bacalah label produk

Sempatkan untuk membaca label nutrisi yang tercantum pada produk pangan dan cermati. Banyak orang yang tidak peduli akan hal ini, sehingga tidak mengetahui bahwa produk yang mereka beli mengandung sesuatu yang berlebihan.

Misalnya saja menggunakan terlalu banyak gula sehingga dapat menimbulkan diabetes, kecanduan, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya. Cari tahu bila ada bahan-bahan yang tidak Anda kenal.

gaya hidup organik

Cari tahu bila ada bahan-bahan yang tidak Anda kenal. Foto: Shutterstock.

5. Berbelanjalah di bagian “pinggir”

Ketika berbelanja kebutuhan pangan di supermarket, carilah di bagian pinggir toko. Umumnya, supermarket menata buah, sayur, daging dan ikan di bagian pinggir, dan berbagai produk soda, permen dan junk food lainnya di bagian tengah.

6. Cobalah berkebun

Tidak membutuhkan lahan yang besar untuk dapat menanam buah dan sayuran di rumah. Berkebun dapat Anda lakukan dengan menggunakan pot dan menaruhnya di sekitar rumah.

Cobalah untuk menanam cabai, tomat, atau bahan yang sering Anda gunakan saat memasak. Ingatlah untuk menyiram tanaman tersebut secara teratur agar hasilnya memuaskan.

Jika Anda tidak bisa memasak, cobalah menanam tanaman herbal atau jamu. Menghirup aroma atau meminum jamu dapat membantu menyegarkan tubuh Anda.

7. Membuat produk-produk sendiri

Anda dapat membuat produk pembersih dan produk kecantikan Anda sendiri. Misalnya, untuk membuat pembersih alami Anda membutuhkan soda kue dan cuka putih. Jika butuh, tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti peppermint, lemon, atau lavender.

Untuk perawatan diri, Anda bisa mengoleskan minyak kelapa sebagai body lotion, masker rambut, dan pemutih gigi yang murah dan mudah pembuatannya. Ini untuk menghindari banyak produk kecantikan yang mengandung bahan kimia berbahaya atau bahan lain yang Anda tidak tahu. B

iaya pembuatan produk sendiri adalah sekitar sepersepuluh dari nilai komersial produk di pasaran.

8. Pergi ke toko yang mendukung gaya hidup organik

Gaya hidup organik semakin banyak peminatnya, membuat banyak toko ingin menjadi bagian dari gaya hidup tersebut. Periksa toko grosir terdekat terlebih dahulu untuk membeli kebutuhan harian Anda.

Produk organik bermerek toko mereka sendiri biasanya lebih murah daripada produk ternama.

9. Belilah bahan-bahan dalam jumlah besar

Membeli dalam jumlah banyak selalu lebih murah daripada membeli dalam porsi kecil. Bisa juga dengan membeli hewan utuh daripada hanya sebagian seperti ayam organik.

Namun, tips ini hanya berlaku jika Anda benar-benar menggunakan barang banyak sekaligus. Jika tidak, Anda hanya membuang-buang uang.

10. Membeli bahan makanan beku

Jika Anda bertanya-tanya apakah buah atau sayuran beku itu sehat untuk Anda, jawabannya adalah iya. Bahkan sering kali lebih bergizi daripada yang segar karena mereka dikemas selama puncak kesegarannya!

11. Makan sedikit daging

Daging organik itu mahal, daripada menghabiskan sebagian besar anggaran Anda untuk daging, mengapa tidak menghabiskannya untuk sumber protein nabati alternatif.

gaya hidup organik

Daripada menghabiskan sebagian besar anggaran Anda untuk daging, mengapa tidak menghabiskannya untuk sumber protein nabati alternatif. Foto: Shutterstock.

12. Kurangi limbah dengan membeli lebih sedikit

Rata-rata rumah tangga membuang antara 20-30% makanan mereka, karena tidak mengelola lemari penyimpanan makanan dengan benar, membeli secara berlebihan, dan cara menyimpan makanan yang tidak sesuai.

Pastikan untuk membeli apa yang Anda butuhkan dan berinvestasi untuk perlengkapan penyimpanan yang bagus.

13. Membantu menyelamatkan lingkungan sekaligus menghemat uang

Anda dapat mulai menghemat secara instan hanya dengan mengganti semua bola lampu di rumah Anda menjadi bola lampu hemat energi (LED).

Cara lain juga termasuk menggunakan lebih banyak transportasi umum, bersepeda lebih sering, audit energi rumah, menggunakan lebih banyak barang daur ulang, dan lain-lain. Selangkah demi selangkah!

14. Masak lebih banyak dan makan lebih sedikit

Membiasakan diri makan di luar hanya dua kali seminggu atau kurang dari itu lebih baik. Makan organik di rumah jauh lebih murah daripada makan di restoran organik.

15. Manfaatkan tawaran diskon

Manfaatkan penjualan ‘beli satu gratis satu’ atau beli satu dapat barang lain dengan harga diskon. Anda tidak pernah tahu kapan produk tersebut dijual lagi, jadi pastikan untuk memanfaatkannya dan menyimpannya untuk Anda gunakan nanti.

Ingat ya, sobat Greeners, trik ini hanya berfungsi jika Anda benar-benar menyukai produk, membutuhkannya atau menggunakannya segera. Jika tidak, ini dapat menyebabkan makanan terbuang percuma.

gaya hidup organik

Manfaatkan penjualan ‘beli satu gratis satu’ atau beli satu dapat barang lain dengan harga diskon. Foto: Shutterstock.

16. Membawa minuman sendiri

Bawalah teh organik. Secangkir teh bisa berharga belasan hingga puluhan ribu rupiah jika Anda pergi ke kedai teh. Selain teh atau kopi, Anda juga bisa membawa botol berisi air minum sehingga Anda tidak perlu membeli air kemasan yang mahal.

17. Membawa bekal

Saat Anda bepergian, kemas makanan dan camilan untuk Anda. Lebih bagus untuk membawa makanan atau buah organik sehingga Anda mendapatkan asupan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh Anda, dan menghemat uang tentunya.

18. Membuat kompos

Buat kompos dari sisa makanan untuk nutrisi kebun, sehingga Anda menghabiskan lebih sedikit pupuk. Jika Anda tidak memiliki kebun, berikan pada tetangga Anda yang suka bercocok tanam.

19. Simpan produk dengan benar

Beberapa bahan makanan dan kacang-kacangan bertahan lebih lama di lemari es daripada Anda simpan di suhu ruang. Dinginkan saat Anda membutuhkannya. Anda juga bisa menggunakan tempat atau bungkus penyimpanan makanan yang dapat digunakan kembali.

20. Mendapatkan kupon produk organik

Anda bisa mencari berbagai kupon untuk produk organik di surat kabar, majalah, e-commerce atau niaga-el, dan situs-situs lainnya. Kupon ini bisa memangkas pengeluaran Anda untuk membeli makanan organik.

21. Jangan kaku

Jangan terlalu kaku dalam mengadopsi gaya hidup organik. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, langkah kecil dapat membangun kesadaran. Misalnya dengan perlahan mengonsumsi bahan organik. Jadi ada mencampurkan dahulu makanan yang biasa Anda konsumsi dengan yang organik, sampai lambat laun Anda mengonsumsi makanan organik seutuhnya.

Rasa ingin tahu dan kebahagiaan yang kita dapat dari mengonsumsi makanan sehat setiap hari akan membuat kita terbiasa. Selamat mencoba!

Penulis: Agnes Marpaung dan Gloria Safira

Sumber:

Huff Post

Organically Blissful

Gaiam

Top
You cannot copy content of this page