Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi

Reading time: 3 menit
Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi
Greeners merangkum delapan makanan kaya nutrisi yang cocok saat kemoterapi. Foto: Paxels.

Kemoterapi merupakan pengobatan yang umum dilakukan bagi pasien kanker. Seringkali kemoterapi membawa dampak bagi tubuh pasien dan menurunkan kesehatan tubuhnya akibat dari penggunaan obat kemo tadi. Melansir Health Line, kemoterapi dapat membuat membuat pasien merasakan mulut kering, perubahan rasa, mual, dan kelelahan sehingga membuat pasien kehilangan nafsu makan. Namun, menjaga kesehatan tubuh merupakan suatu keharusan, terlebih saat menjalani kemoterapi.

“Perawatan kemoterapi dan radiasi memberi beban tersendiri pada sistem nutrisi seseorang, selain penyakit kanker itu sendiri,” jelas Charlie Pieterick, seorang praktisi perawat di Fred Hutchinson Cancer Research Center dalam Web MD.

Untuk menunjang kesehatan jasmani orang dengan kanker, Greeners merangkum beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi saat melakukan kemoterapi.

1. Oatmeal Sumber Karbohidrat, Makanan Utama saat Kemoterapi

Oatmeal mampu memberikan banyak nutrisi bagi tubuh saat kemoterapi. Oatmeal kayak akan karbohidrat, protein, dan antioksidan. Selain itu, makanan ini memiliki lebih banyak lemak sehat dibandingkan biji-bijian pada umumnya. Tidak heran bila oatmeal masuk dalam urutan pertama makanan yang baik saat kemoterapi.

2. Alpukat, Berkalori Tinggi dan Menjaga Sistem Pencernaan

Alpukat memiliki banyak kalori dan nutrisi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh pasien kanker. Serat alpukat dapat memperlancar sistem pencernaan dan menjadi makanan bagi bakteri baik dalam pencernaan seseorang.

Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi

Alpukat dengan kalori tinggi cocok untuk Anda yang kehilangan nafsu makan saat kemoterapi. Foto: Paxels.

3. Bekali Imunitas Tubuh dengan Brokoli

Brokoli merupakan salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi. Brokoli mengandung vitamin C yang memiliki peran penting dalam menjaga sistem imun tubuh. Selain itu, zat dalam brokoli juga mampu menjaga kesehatan orang seseorang.

4. Makanan Berkaldu Jaga Kadar Air Saat Kemoterapi

Mengonsumsi makanan berkaldu dapat membantu menjaga kadar air dalam tubuh. Memakan makanan berkaldu seperti sup ayam, sup iga maupun aneka sup lainnya dapat membantu tubuh untuk tetap menjaga kadar elektrolit yang terbuang akibat muntah, berkeringat, dan diare.

Baca juga: Racun Lebah Madu Berpotensi Lawan Sel Kanker Payudara

Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi

Jaga asupan air di dalam tubuh dengan makanan berkaldu. Foto: Paxels.

5. Serap Protein dan Lemak Sehat dari Almond

Almond dapat menjadi salah satu cemilan yang menemani Anda dalam melakukan kemoterapi. Almond kaya protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Almond juga mengandung salah satu zat antioksidan terkuat bagi tubuh, yakni superoxide dismutases, yang dapat membantu melawan radikal bebas yang merusak sel tubuh.

6. Jaga Kadar Natrium dengan Roti dan Biskuit

Roti dan biskuit dapat menjadi makanan pilihan Anda, terutama jika Anda mengalami mual dan diare. Kedua makanan ini mudah dicerna dan memuat banyak nutrisi tambahan bagi tubuh. Selain itu, biskuit asin atau makanan asin sangat berguna untuk menggantikan natrium yang hilang akibat diare dan muntah.

7. Telur, Makanan Kaya Protein yang Bantu Lawan Rasa Lelah saat Kemoterapi

Telur dapat membantu melawan rasa lelah ketika menjalani kemoterapi, sebab ia mengandung banyak protein dan lemak. Ketika lemak memberikan energi pada tubuh, protein membantu menjaga dan membangun massa otot.

Delapan Makanan Kaya Nutrisi saat Kemoterapi

Telur dan ikan kaya akan protein baik serta omega 3. Foto: Paxels.

8. Sarikan Vitamin D dan Omega-3 dari Ikan

Ikan memiliki protein dan omega-3. Protein dan lemak yang terkandung pada ikan dapat membantu Anda untuk mencegah penurunan berat barat yang tidak wajar selama pengobatan. Omega-3 merupakan zat yang mampu mendukung kesehatan otak dan memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, beberapa jenis ikan, seperti salmon, kayak akan vitamin D yang mampu menjaga kesehatan tulang dan daya tahan tubuh.

Penulis: Ida Ayu Putu Wiena Vedasari

Editor: Ixora Devi

Top